JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Tim tenis meja Jawa Barat yang diunggulkan sebagai calon juara, meraih kemenangan telak dengan skor 3-0 atas tim Aceh dalam pertandingan beregu putra. Pertandingan ini berlangsung dalam babak penyisihan Grup A Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang dihelat di GOR Angsapura, Medan, pada hari Selasa. Jawa Barat, yang sebelumnya mencatatkan posisi teratas dalam babak kualifikasi tenis meja PON XXI, menunjukkan dominasi yang jelas dengan memenangkan ketiga partai tanpa menelan kekalahan, dalam laga yang berlangsung tanpa banyak perlawanan dari tim Aceh. Di laga pertama, petenis meja Muhammad Naufal Junindra berhasil tampil impresif dengan meraih kemenangan langsung dalam tiga set atas lawannya Mardhatillah. Kemudian, di pertandingan ketiga, Gibran Berliangga juga mencatatkan hasil serupa dengan mengalahkan M Akbar Fiqri dalam waktu singkat. Sementara itu, pada pertandingan kedua, Taufiq Zikri menghadapi tantangan berat dari Saiful Bahri, petenis meja Aceh yang lebih senior dan berpengalaman. Selama pertandingan, Zikri harus berjuang keras setelah sempat terikat dengan skor 2-2. Namun, ia mampu membalikkan keadaan dan meraih kemenangan di set penentu yang kelima. Pelatih tim tenis meja Jawa Barat, Anton Suseno, mengungkapkan rasa puasnya terhadap penampilan tim, meski ia menyadari adanya tantangan yang harus dihadapi, terutama di gim kedua. Ia menjelaskan, "Secara keseluruhan, pertandingan pertama berjalan cukup baik. Namun, atlet kami yang bermain di nomor dua, Taufik, masih berusaha menyesuaikan diri dengan atmosfer kompetisi. Sementara itu, penampilan Gibran sangat baik." Sebagai tim yang diunggulkan, Anton menegaskan bahwa mereka tidak akan meremehkan lawan-lawan pada pertandingan mendatang. Ia menuturkan, "Setelah menghadapi Aceh, kami akan bertemu dengan NTB yang juga memiliki permainan solid. Selain itu, Kalteng patut diwaspadai karena mereka juga memiliki kualitas permainan yang cukup baik." Cabang olahraga tenis meja pada PON XXI Aceh-Sumut diikuti oleh 22 provinsi, dan akan memperebutkan tujuh medali emas. Pertandingan ini mencakup 16 tim beregu putra, 15 tim beregu putri, 16 pasangan ganda campuran, 32 pasangan ganda putra, 26 pasangan ganda putri, serta 64 peserta tunggal putra dan 60 peserta tunggal putri. ANTARA