**Borneonews - Banda Aceh**, Provinsi Papua berhasil menempatkan empat atlet di partai final cabang olahraga muaythai pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh-Sumut. Pertandingan digelar di Bale Meuseuraya, Aceh, pada hari Selasa.
Keempat atlet tersebut akan berjuang dalam sejumlah kategori di kelas Putra dengan harapan dapat meraih medali emas dalam ajang bergengsi tahun ini.
Pertama, Muhammad Bayan akan berhadapan dengan Galih Bangkit, wakil dari Jawa Timur, di final nomor elit kelas 48 Kg Putra. Selanjutnya, Rachmat Rizal Gazali akan melawan Agung Wahyudi dari Jawa Timur dalam nomor elit 60 Kg Putra.
Atlet ketiga, Lambert Silvester, akan bertanding melawan Ardiansyah, yang mewakili Nusa Tenggara Barat, di kategori elit kelas 67 Kg Putra. Terakhir, Oskar Silver akan bertemu dengan Jalu Aji Suseno dari Jawa Tengah di kelas elit 71 Kg Putra.
Perlu diketahui bahwa Papua sebelumnya telah mencetak prestasi yang luar biasa pada PON XX 2021, di mana mereka berhasil menjadi juara umum di cabang olahraga muaythai dengan total perolehan enam medali emas, empat medali perak, dan tiga medali perunggu.
Di sisi lain, Jawa Barat juga turut menunjukkan performa yang mengesankan dengan menempatkan enam atlet di partai final cabang muaythai. Para atlet dari Jawa Barat terdiri dari Syakira Intan yang berlaga di nomor U23 kelas 43 Kg Putri, Sarah Avilia di nomor elit 48 Kg Putri, serta Muhammad Redho yang bersaing di elit kelas 51 Kg Putra.
Selain itu, Adisty Gracelia Lolaroh akan tampil di nomor elit 57 Kg Putri, Hanok Demonsial yang berkompetisi di elit kelas 57 Kg Putra, dan Indra Surya Onggeng di nomor elit 63 Kg Putra. Keseluruhan atlet ini menunjukkan potensi yang besar dalam pertandingan yang sedang berlangsung.
ANTARA
Papua dan Jawa Barat Siapkan Atlet Tangguh di Final Muaythai PON XXI
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Komentar (0)
Memuat komentar…







