**Borneonews - Toboali, Bangka Selatan**, Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, baru-baru ini menyerahkan sebanyak 100 sertifikat kepada para juru sembelih halal (juleha) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penyerahan ini bertujuan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa daging yang diperjualbelikan di pasar memenuhi standar kehalalan.
Dalam acara peresmian Pasar Toboali yang berlangsung di Kabupaten Bangka Selatan, Ma'ruf Amin mengungkapkan bahwa program pemberian sertifikat ini akan terus berlanjut. Hal ini sejalan dengan upaya untuk memastikan kehalalan daging yang diperdagangkan di semua pasar, baik yang modern maupun tradisional, di wilayah yang dikenal sebagai Negeri Serumpun Sebalai ini.
Wapres menyatakan pentingnya inisiatif ini agar tidak muncul lagi isu-isu terkait penyediaan daging di pasar. "Saya kira ini adalah langkah yang krusial dan akan diterapkan di seluruh pasar di Indonesia, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa juleha yang telah bersertifikat halal merupakan langkah nyata dari pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ia menegaskan, "Di mana ada pasar, di situ harus ada juleha, sehingga tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat dalam membeli daging sapi, kambing, ayam, dan jenis daging lainnya."
Ma'ruf Amin juga berharap peresmian Pasar Toboali dapat dijadikan sebagai langkah awal dalam memberdayakan perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan. Ia berpesan kepada para pedagang untuk senantiasa menjaga kebersihan pasar, agar pengunjung merasa nyaman saat membeli kebutuhan sehari-hari mereka.
ANTARA
Wakil Presiden Serahkan Sertifikat Juleha Halal di Babel
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Komentar (0)
Memuat komentar…







