BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan berhasil mencatatkan sejumlah prestasi yang mengesankan selama kepemimpinan Gubernur Sahbirin Noor. Sejak tahun 2017, pemerintah daerah ini secara konsisten menerima berbagai penghargaan yang mencerminkan kinerja dan dedikasi dalam bidang infrastruktur. Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan, menyampaikan bahwa penghargaan yang diraih bervariasi, meskipun posisi peringkat yang dicapai menunjukkan fluktuasi. "Kami telah mendapatkan penghargaan sejak 2017, meskipun ada kalanya kami berada di peringkat pertama, kedua, atau ketiga," ungkapnya dalam sebuah pertemuan di Banjarbaru. Pada tahun 2017, Dinas PUPR meraih Juara II dalam lomba pra-pemilihan petugas operasional dan pemeliharaan irigasi di tingkat nasional. Kemudian, pada 2018, prestasi yang diraih meliputi Peringkat II dalam Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) SKPD, serta Peringkat I dalam kategori Petugas Operasional dan Pemeliharaan Teladan Nasional untuk Juru/Mantri Pengairan. Selain itu, mereka juga mendapatkan Juara II dalam Gerakan Sadar Arsip di lingkungan SKPD dan Peringkat III untuk kategori Pengamat Pengairan. Di tahun berikutnya, 2019, mereka berhasil meraih Top Influencer AMPK. Pada tahun 2020, Dinas PUPR Kalsel meraih Peringkat II dalam Penilaian Kinerja dan juga Peringkat II SKPD untuk Pengelolaan Tindak Lanjut Aduan Terbaik melalui aplikasi *LAPOR!*. Capaian prestasi terus berlanjut pada tahun 2021, di mana mereka mendapatkan Penghargaan Subroto dan Juara III Nasional dalam bidang Efisiensi Energi untuk kategori D, serta Juara I untuk Program Perkantoran Ramah Lingkungan. Pada tahun 2022, instansi ini kembali meraih Peringkat I dalam Penilaian Perkantoran Ramah Lingkungan di lingkungan Pemprov Kalsel. Memasuki tahun 2023, Dinas PUPR mencatatkan beberapa prestasi lain, antara lain Peringkat III dalam Penilaian Perkantoran Ramah Lingkungan, Peringkat I untuk Top Influencer Anugerah Media Pemprov Kalsel (AMPK), dan Juara I untuk keaktifan website SKPD dalam pengelolaan komunikasi publik. Selain itu, mereka meraih Juara II dalam kategori Tanggap reaksi tercepat terhadap laporan masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun 2024, mereka memperoleh Geospasial Banua Award dan Peringkat II dalam Implementasi Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah. Salah satu prestasi yang menjadi kebanggaan adalah pembangunan jalan alternatif Batulicin – Banjarbaru sepanjang 100 km, yang telah berhasil mengefisiensikan waktu tempuh. Ahmad Solhan menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang mendukung pembangunan infrastruktur yang signifikan selama masa kepemimpinan Gubernur Sahbirin Noor. Berbagai pembangunan, seperti Masjid Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Tugu Pal Nol di Banjarmasin, juga dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Jalan dan jembatan yang dibangun turut mendukung konektivitas antar wilayah. “Sangat banyak pembangunan yang telah terwujud, yang menunjukkan pencapaian dari target yang ditetapkan. Dalam sisa waktu kepemimpinan yang ada, kami akan memperhatikan berbagai aspek yang masih memerlukan penyelesaian,” tutup Ahmad Solhan. ANTARA