JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) baru-baru ini meluncurkan Forum Pentahelix sebagai inisiatif untuk memperkuat kerja sama antar berbagai pemangku kepentingan dalam bidang pariwisata. Forum ini diharapkan dapat membuka jalan untuk kemitraan yang lebih baik serta memastikan keberlanjutan desa wisata di Indonesia. Acara ini mengundang sejumlah perwakilan dari beragam pihak yang memiliki keterkaitan dengan sektor pariwisata, termasuk pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, serta media. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkesinambungan. Menurutnya, perubahan kebijakan yang sering terjadi akibat pergantian pemerintahan harus diperhatikan agar program-program yang dijalankan tidak terputus. “Forum ini bertujuan untuk mewujudkan kolaborasi, sehingga program-program yang ditetapkan dapat terus berlangsung meski ada perubahan kebijakan atau prioritas dari pemimpin baru,” kata Sandiaga pada Forum Pentahelix dalam rangka Kampanye Sadar Wisata (KSW) 5.0 yang berlangsung di Jakarta pada hari Selasa. Kampanye Sadar Wisata 5.0 pada tahun ini melibatkan enam destinasi pariwisata prioritas, antara lain Borobudur, Yogyakarta, Prambanan, Bromo Tengger Semeru, Danau Toba, Lombok, Labuan Bajo, dan Wakatobi. Lebih lanjut, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Marthini Mohammad Paham, menjelaskan bahwa forum ini juga berfungsi sebagai wadah pertemuan bagi pengelola desa wisata dengan berbagai mitra guna menciptakan peluang dalam pengembangan pariwisata di desa-desa tersebut. Untuk menjaga pertumbuhan desa wisata setelah pelaksanaan KSW, Kemenparekraf berkomitmen untuk memperkuat pengelolaan kelembagaan. Mereka memastikan partisipasi aktif dari masyarakat lokal yang dalam hal ini meliputi kelompok sadar wisata (Pokdarwis), PKK, karang taruna, serta pelaku pariwisata lainnya sebagai bagian dari motor penggerak sektor ini. Dalam acara yang sama, Menparekraf memberikan penghargaan kepada tiga desa wisata terbaik dari Program Kampanye Sadar Wisata 5.0 tahun 2024. Ketiga desa tersebut adalah Desa Wisata Sanankerto yang terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur; Desa Wisata Ratulangi, yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur; dan Desa Wisata Jagalan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai pelengkap acara, juga diluncurkan buku Kampanye Sadar Wisata 5.0 yang berfungsi sebagai dokumentasi perjalanan dan dampak dari program KSW di desa-desa yang menjadi penerima manfaat. Upaya ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kontribusi KSW dalam pengembangan pariwisata lokal. ANTARA