JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Sebanyak 219 atlet dari berbagai provinsi di Indonesia resmi memulai kompetisi dalam cabang olahraga *dancesport* pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Ketua Pelaksana cabang olahraga dansa, drg. Tetty, menyampaikan bahwa partisipasi sebanyak 219 atlet ini terdiri dari perwakilan yang berasal dari 21 provinsi. Dalam sambutannya di Hotel Santika Dyandra Convention, Kota Medan, yang dilaksanakan pada hari Selasa, beliau menjelaskan bahwa kejuaraan ini diadakan dalam 21 kelas pertandingan. Tetty mengungkapkan, "Kejuaraan dansa di PON XXI diikuti oleh 219 atlet dari 21 provinsi dengan total 21 kelas pertandingan." Ia juga menekankan bahwa perlombaan *dancesport* akan berlangsung mulai tanggal 10 hingga 12 September 2024. Provinsi yang ambil bagian dalam kejuaraan ini antara lain Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kalimantan Utara (Kaltara), Sumatera Selatan (Sumsel), Sulawesi Selatan (Sulsel), Nusa Tenggara Barat (NTB), serta provinsi-provinsi lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim), Kepulauan Riau (Kepri), Jakarta, Lampung, Papua Barat, Riau, Sulawesi Utara (Sulut), Aceh, dan Sumatera Utara (Sumut). Dalam paparan selanjutnya, Tetty merinci kategori yang dipertandingkan, yang mencakup berbagai kelas baik untuk putra, putri, maupun campuran. Beberapa kelas yang diperlombakan mencakup kategori putra yakni *breaking boy*, kategori putri yakni *breaking girl*, serta kategori campuran yang terdiri dari *Amateur Latin*, *Amateur Standard*, *Rising Star Latin*, *Rising Star Standard*, *Pre Amateur Latin*, dan *Pre Amateur Standard*. Ada juga kelas-kelas lain seperti *FFA Cha Cha*, *FFA Rumba*, *FFA Samba*, *FFA Jive*, *FFA Waltz*, *FFA Tango*, *FFA Quickstep*, dan *FFA Slowfoxtrot*. Untuk kategori terbuka, dipertandingkan juga *Synchronize Waltz Quickstep*, *Line Dancesport Rumba Samba*, *Line Dancesport Cha Cha Jive*, *Hiphop*, dan *Traditional dance*. Ketua Umum Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI), Heru Sutantio, menjelaskan pentingnya kejuaraan PON XXI bagi para atlet. Menurutnya, kompetisi ini menjadi langkah awal bagi atlet untuk berkompetisi di kejuaraan yang lebih tinggi. "Olahraga ini memiliki daya tarik tersendiri, dan saya ingin mengingatkan kepada seluruh peserta agar tetap menjaga rasa kebersamaan meskipun dalam situasi kompetitif," tuturnya. ANTARA