SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalimantan Timur, Nina Dewi, mengungkapkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) perlu berupaya untuk meningkatkan kemampuan literasi. Ini mencakup tidak hanya kemampuan menulis, tetapi juga membaca dan memahami permasalahan yang ada di lingkungan mereka. Nina Dewi menyampaikan bahwa ASN memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar menjalankan tugas sehari-hari. Mereka diharapkan berperan sebagai agen perubahan yang efektif dalam menghadapi tantangan yang muncul akibat era digital dan globalisasi yang semakin kompleks. Dalam konteks perkembangan teknologi yang terus maju, ASN dituntut untuk menguasai berbagai keterampilan agar dapat melaksanakan peran mereka secara optimal sebagai *agent of change*. Salah satu keterampilan penting yang perlu dikuasai adalah kemampuan menulis, yang Nina Dewi sebutkan sebagai fondasi dasar yang tak ternilai bagi ASN dalam menjalankan tugas kedinasan sehari-hari. Kegiatan berbagi ilmu yang diadakan sebagai episode ke-63 ini menghadirkan pemateri Iqbal Aji Daryono, seorang esais dan penulis buku. Dalam sesi tersebut, Nina menekankan bahwa menulis dengan baik dan efektif tidak hanya dapat meningkatkan kontribusi ASN kepada instansi dan masyarakat, tetapi juga menciptakan komunikasi yang lebih baik serta mendorong solusi inovatif untuk berbagai permasalahan di lapangan. Dengan menulis, ASN dapat memperkaya kreativitas dan kemampuan berbahasa mereka. Keterampilan ini memberi kesempatan kepada ASN untuk menyampaikan ide-ide inovatif dan solusi yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik. Selain itu, kemampuan menulis juga berkontribusi pada pengembangan diri ASN dari aspek profesional serta intelektual. Dalam kegiatan tersebut, berbagai langkah menulis efektif dan keuntungan yang bisa diperoleh ASN dalam melaksanakan tugas mereka juga dibahas lebih mendalam. Nina berharap melalui sesi tersebut, para ASN dapat menyerap ilmu dengan baik serta berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja instansi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. ANTARA