JAYAPURA –
**Borneonews - Timika**, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, yang terletak di Provinsi Papua Tengah, mengumumkan bahwa pagu anggaran untuk tahun 2024 akan meningkat hingga lebih dari Rp1,3 triliun. Anggaran ini akan difokuskan pada empat program utama yang dianggap krusial bagi peningkatan sektor pendidikan di daerah tersebut. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jenny O Usmany, menjelaskan bahwa keempat program tersebut mencakup pengelolaan pendidikan, pengembangan kurikulum, pendidik serta tenaga kependidikan, dan dukungan untuk urusan pendidikan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. “Program pengelolaan pendidikan ini mencakup semua jenjang, mulai dari Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas, termasuk jalur pendidikan nonformal,” ucapnya. Jenny mencatat bahwa pihaknya memberikan dukungan biaya pendidikan kepada siswa-siswi Orang Asli Papua (OAP) yang berasal dari keluarga kurang mampu, baik yang tinggal di kawasan pinggiran maupun yang berada di dalam kota. Bantuan yang diberikan mencapai Rp150.000 per siswa setiap bulan selama mereka menempuh pendidikan. “Untuk siswa di jenjang SD sampai SMA, kami alokasikan bantuan pendidikan sebesar Rp150.000 per bulan, sedangkan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mendapatkan Rp200.000 per bulan,” ungkapnya. Dia juga menyampaikan bahwa program bantuan biaya pendidikan ini telah dimulai sejak tahun 2023, di mana untuk SMK ada pengecualian terkait biaya praktek yang lebih tinggi. “Berkenaan dengan bantuan untuk SMK, terdapat perbedaan yang disebabkan oleh adanya biaya praktek yang harus ditanggung, namun tetap harus dilaporkan ke Dinas Pendidikan,” tambahnya. Selain itu, Jenny juga menegaskan bahwa pihaknya telah meluncurkan program makanan gratis untuk siswa-siswi yang berada di wilayah pedalaman Mimika. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memastikan kebutuhan nutrisi siswa terpenuhi. “Pemberian makan siang gratis ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Mimika, dengan harapan bahwa kebutuhan nutrisi para siswa dapat terjaga,” kata Jenny O Usmany. ANTARA