BORNOENEWS, Sampit - Sebuah toko emas di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit membeli emas dari masyarakat mencapai tujuh hingga delapan kilogram dalam sehari.
Ini terjadi akibat meningkatnya warga yang menjual disbanding membeli emas di toko mereka. Bahkan perbandingannya mencapai 40%.
“Perbandingan antara beli dan jual 30-70. Sehingga untuk omset sangat menurun drastis,” ujar Kursani, pemilik toko emas di PPM Sampit, Senin (25/7/2016).
Meningkatnya daya jual masyarakat terhadap emas ini, kemungkinan beasr akibat banyaknya pengeluaran bagi sejumlah kepala keluarga di daerah ini. Apalagi usai lebaran dan juga memasuki tahun ajaran baru. Sehingga kebutuhan rumah tangga akan semakin bertambah.
Untuk penjualan dalam sehari hanya tiga kilogram dan empat kilogram saja. Hal itu berbanding terbalik dari pada sebelum lebaran, penjualan di toko mereka mencapai delapan kilogram dalam sehari.
“Memang sudah trennya setiap tahun. Apalagi saat tahun ajaran baru dan usai lebaran. Pasti banyak yang menjual disbanding yang beli,” lanjut Sani.
Sementara untuk harga emas saat ini terbilang masih tinggi. Untuk batangan Rp560 ribu per gram, emas 999 atau Amerika Rp565 ribu per gram, emas 750 atau putih Rp500 ribu per gram, emas 700 atau Singapure Rp440 per gram, dan emas 275 atau 420 Rp260 ribu per gram. (M HAMIM/m)
Sebuah Toko Beli 7-8 Kg Emas Masyarakat Sampit Dalam Sehari
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Komentar (0)
Memuat komentar…







