TANJUNG SELOR –
**Borneonews - Tanjung Selor**, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, hadir dalam pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Dalam kesempatan ini, ia memberikan dukungan moril kepada kontingen Kaltara yang ikut berpartisipasi dalam ajang olahraga bergengsi tersebut. Dalam pernyataannya, Zainal mengungkapkan rasa apresiasi yang mendalam atas upaya dan perjuangan semua atlet. Ia optimis bahwa atlet asal Kaltara memiliki semangat yang kuat untuk tidak menyerah dan mampu bersaing secara nasional. “Atas nama Pemerintah Provinsi Kaltara, kami sangat mengapresiasi perjuangan semuanya dan kami optimistis atlet Kaltara memiliki semangat pantang menyerah dan mampu bersaing di level nasional,” ujarnya di lokasi acara. Gubernur juga menunjukkan penghargaan terhadap kontingen Kaltara yang berkontribusi dalam memperkenalkan kekayaan budaya daerah. Pemakaian pakaian dan aksesoris khas Kaltara, seperti *Singal* yang terkenal dari Bulungan, dalam defile kontingen, menjadi salah satu daya tarik tersendiri dan berhasil memukau banyak penonton. “Dengan mengenakan pakaian adat, kita tidak hanya memperkenalkan diri sebagai atlet, tetapi juga sebagai duta budaya daerah. Ini adalah bentuk promosi yang efektif untuk memperkenalkan kekayaan budaya kita ke seluruh negeri,” tambahnya. Zainal Paliwang meyakini bahwa kontingen Kaltara akan meraih prestasi yang membanggakan pada PON XXI. Ia juga percaya bahwa kehadiran kontingen Kaltara akan membawa pencitraan positif bagi provinsi tersebut, yang dikenal kaya akan potensi sumber daya alam serta tradisi budaya. “Semoga kehadiran kita di PON XXI ini dapat menginspirasi generasi muda Kaltara untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah,” tutupnya. Sebagai informasi, kontingen Kaltara telah memperoleh satu medali emas dan satu medali perunggu di cabang olahraga barongsai. Kontingen ini terdiri dari 94 atlet serta 114 ofisial, dan dipimpin oleh Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Golkar Pangarso Raharjo Winarsadi. Diharapkan, kontingen Kaltara dapat membawa pulang lebih banyak medali dibandingkan yang diperoleh pada PON XX di Papua. Pada PON XX sebelumnya, Kaltara meraih posisi ke-32 dari 34 provinsi dengan total perolehan medali satu emas, dua perak, dan satu perunggu. ANTARA