**Borneonews - Surabaya**, Pendiri Rahayu and Partners dan On Us Asia, Sri H. Rahayu, menekankan pentingnya pemahaman hukum perdagangan bagi eksportir dan importir di tengah intensitas persaingan global yang semakin ketat saat ini. Ia menjelaskan bahwa pelaku industri menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah memahami peraturan yang berlaku dalam perdagangan antarnegara.
Dalam keterangan yang disampaikan di Surabaya, Jawa Timur, ia mencatat bahwa kompleksitas regulasi perdagangan internasional semakin meningkat, ditambah dengan dinamika pasar yang berubah dengan cepat. Situasi ini memaksa pelaku industri untuk tidak hanya memahami hukum tetapi juga membekali diri dengan keterampilan pengelolaan risiko serta cara untuk memanfaatkan peluang yang muncul di pasar global secara efisien dan tepat waktu.
Sri menyoroti bahwa memiliki pemahaman yang mendalam mengenai regulasi internasional adalah kunci utama untuk meraih kesuksesan dalam industri ekspor dan impor. Ia menambahkan bahwa banyak perusahaan Indonesia sering kali mengalami kesulitan saat berusaha menyesuaikan diri dengan standar hukum di negara-negara tujuan ekspor.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Sri mengajak untuk tidak memandang hambatan tersebut sebagai halangan, melainkan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Ia menyatakan, "Perdagangan internasional menawarkan banyak peluang, namun juga tidak terlepas dari risiko. Oleh karena itu, perusahaan memerlukan strategi yang tepat untuk mengelola risiko tersebut secara efektif dan efisien."
Sri juga menekankan pentingnya menjalin kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, dan penyedia jasa hukum. Ia percaya bahwa di era globalisasi ini, kolaborasi menjadi pijakan untuk meningkatkan daya saing. Menurutnya, hukum seharusnya tidak hanya dipahami sebagai kepatuhan, melainkan juga sebagai instrumen yang dapat menciptakan nilai tambah bagi perusahaan.
ANTARA
Pentingnya Pemahaman Hukum Perdagangan Bagi Eksportir dan Importir
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Komentar (0)
Memuat komentar…







