PEKANBARU –
**Borneonews - Bengkalis**, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis, yang terletak di Provinsi Riau, telah menetapkan 20 desa sebagai desa informatif percontohan. Penetapan ini mencakup desa-desa di Kecamatan Bengkalis dan Bantan, sebagai langkah untuk meningkatkan transparansi informasi publik. Kepala Diskominfotik Bengkalis, Suwarto, menyatakan bahwa sebelum memilih desa-desa tersebut, pihaknya telah meminta usulan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Dengan demikian, daftar desa informatif percontohan yang dihasilkan berasal dari wilayah-wilayah tersebut. Ia menambahkan bahwa untuk tahun-tahun mendatang, mereka akan menetapkan desa-desa di kecamatan lainnya, sehingga semua desa dapat memiliki kriteria sebagai desa informatif. Untuk Kecamatan Bengkalis, desa yang ditetapkan sebagai desa informatif meliputi Desa Wonosari, Kelapapati, Pangkalan Batang Barat, Teluk Latak, Pangkalan Batang, Penampi, Air Putih, Prapat Tunggal, Tameran, dan Desa Sungai Batang. Sementara itu, dari Kecamatan Bantan, nama-nama desa yang terpilih adalah Desa Mentayan, Selatbaru, Jangkang, Resam Lapis, Muntai, Teluk Pambang, Teluk Lancar, Bantan Tua, Suka Maju, dan Desa Berancah. Selain penetapan desa informatif, Dinas Kominfotik juga akan memberikan pendampingan ke depannya. Pendampingan ini mencakup pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Desa, peningkatan kapasitas operator situs desa, pengelolaan media sosial desa, serta pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di tingkat desa. Dalam acara yang sama, sosialisasi aplikasi KIM Bermasa juga dilakukan. Aplikasi ini dirancang sebagai platform untuk membantu masyarakat desa dalam mengumpulkan, mengelola, dan mendistribusikan informasi, serta meningkatkan organisasi desa dan mempermudah komunikasi antara warga dengan pemerintah. Inovasi digital ini merupakan hasil pengembangan Diskominfotik Bengkalis untuk memudahkan akses informasi serta layanan bagi masyarakat. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan berbagai informasi penting mengenai desa, termasuk profil desa, agenda kegiatan, berita terbaru, dan layanan administrasi desa yang tersedia. Sejak lama, pemerintah desa telah berusaha menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun, belum ada wadah yang memadai untuk itu. Diskominfotik hadir dengan inovasi tersebut, agar semua informasi dan kegiatan desa dapat tersimpan dalam satu platform, sehingga warga dapat dengan mudah memperoleh informasi yang mereka perlukan. ANTARA