JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Pengurus Pusat Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PP FBFI) menegaskan bahwa semua juri yang akan mengawasi kegiatan cabang olahraga binaraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara telah memiliki lisensi Nasional A. Hal ini merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas penilaian dalam kompetisi tersebut. Ketua Umum PP FBFI, Irwan Alwi, menyatakan, "Juri-juri kita merupakan individu yang telah bersertifikasi Nasional A, yang menunjukkan tingkat sertifikasi tertinggi di Indonesia. Kami juga telah menerapkan aturan yang mewajibkan semua juri yang bertugas untuk mempunyai sertifikasi Nasional A." Olahraga binaraga memiliki karakteristik khusus yang membuat penilaian menjadi menarik. Irwan menjelaskan bahwa *show muscle* ini memiliki kriteria-kriteria penilaian tersendiri, di mana juri akan menilai beberapa aspek. Penilaian tersebut mencakup simetri dan proporsionalitas otot, massa otot, definisi otot, serta presentasi panggung yang ditampilkan oleh para atlet. Setiap nomor yang dilombakan akan dinilai oleh sembilan juri. Juri-juri ini akan memberikan nilai kepada setiap atlet, dan hasil dari penilaian ini akan dikumpulkan dalam sebuah tabulasi angka untuk menentukan pemenang. "Kami memastikan proses penilaian dilakukan secara cermat, di mana sembilan juri akan memberikan sembilan nilai yang berbeda. Tabulasi ini adalah statistik yang akan menjelaskan hasil akhir penjurian," tambah Irwan. Menariknya, selain memiliki lisensi Nasional A, beberapa juri juga mempunyai lisensi internasional. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan objektivitas dalam penilaian, meskipun ada kemungkinan perbedaan dalam penilaian di antara juri. "Meskipun olahraga ini bisa dianggap sebagai sebuah kompetisi, kami berkomitmen untuk menjaga penilaian yang objektif, tanpa adanya unsur subjektif dalam proses tersebut," kata Irwan. Irwan juga berharap agar pelaksanaan cabang olahraga binaraga pada PON dapat berjalan dengan baik dan hasil perlombaan dapat diterima oleh semua pihak. Penilaian dilakukan merujuk pada aturan yang tertera dalam *technical handbook* yang telah disusun oleh PP FBFI. "Keputusan juri adalah final. Apa pun hasil dari kejuaraan ini, kami percaya itu adalah keputusan yang dapat diterima oleh semua pihak," tutupnya. ANTARA