JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Petugas keamanan, mulai dari satpam hingga aparat kepolisian, telah dikerahkan untuk menjaga keamanan pada lokasi pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Sumatera Utara dan Aceh. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran serta keberhasilan dari perhelatan olahraga yang dilaksanakan di tahun 2024 tersebut. Salah satu lokasi yang diwaspadai adalah Kolam Renang Selayang yang terletak di Medan, Sumatera Utara. Menurut informasi yang disampaikan oleh Ipda Misrianto, Pembantu Unit Lalu Lintas Polsek Sunggal Kota Medan, situasi keamanan di sekitar kolam renang selama berlangsungnya pertandingan cabang olahraga renang dalam kondisi yang aman dan terkendali. "Menjaga keamanan di lokasi pertandingan adalah kewajiban yang harus dilaksanakan guna menyukseskan PON XXI yang saat ini berlangsung," ungkap Misrianto. Ia menambahkan, jajaran Polsek Sunggal, bersama dengan Polresta Medan dan anggota dari Samapta Polda Sumut, terus bersiaga untuk mengawasi dan melindungi area kolam renang serta sekitarnya. Senada dengan pernyataan tersebut, Ismanto, satpam yang bertugas di Kompleks Kolam Renang Selayang, juga menyatakan komitmennya dalam menjaga keamanan lingkungan kompleks dan area parkir. Dengan tugas sehari-harinya yang bertanggung jawab terhadap gedung kolam renang, Ismanto memastikan bahwa keamanan dan kenyamanan para atlet serta ofisial yang bertanding adalah prioritas utamanya. "Sejak dimulainya PON XXI, saya berusaha untuk mendukung tugas aparat keamanan dari Polri," kata Ismanto. PON XXI Aceh-Sumut 2024 dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 20 September 2024, meskipun beberapa pertandingan dimulai sejak akhir Agustus 2024. Sebanyak 65 cabang olahraga akan dipertandingkan di dua provinsi tersebut. Kompetisi ini mencakup berbagai jenis olahraga, baik yang tradisional maupun yang modern. Acara pembukaan PON XXI 2024 baru-baru ini dilaksanakan pada hari Senin di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, dan penutupan dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Jumat di Stadion Utama Sport Center Sumut. Perhelatan kali ini mencatatkan diri sebagai edisi terbesar dalam sejarah PON, dengan melibatkan hampir 13 ribu atlet serta lebih dari 6 ribu ofisial. Selain itu, event ini juga merupakan yang pertama kalinya diadakan di dua provinsi sebagai tuan rumah. ANTARA