MANOKWARI –
**Borneonews - Manokwari**, Pemerintah Provinsi Papua Barat meningkatkan kemampuan kader kampung dalam pengelolaan data melalui pelatihan yang fokus pada Sistem Administrasi dan Informasi Kampung Plus (*SAIK+*). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) selama tiga hari, dimulai dari tanggal 9 sampai dengan 11 September 2024. Kepala DPMK Papua Barat, Legius Wenimbo, menjelaskan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan kader kampung dalam mengelola informasi yang berbasis digital. Legius menyatakan, "Kami memberikan pelatihan bagi kader-kader kampung agar kemampuan mereka dalam mengelola informasi dapat semakin meningkat." Dalam era perkembangan digital yang pesat, para aparatur kampung dituntut untuk mampu beradaptasi. Hal ini penting agar pengelolaan informasi dan data potensi kampung dapat diakses dengan lebih mudah oleh publik, termasuk oleh calon investor yang berpotensi untuk berinvestasi di daerah tersebut. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas kader kampung agar lebih terampil, inovatif, serta mampu bersaing di tengah tuntutan teknologi yang terus berkembang. Legius menambahkan bahwa pemerintah berupaya agar semua kader kampung menjadi kompeten dalam memanfaatkan aplikasi yang dapat memberikan informasi tentang potensi daerah. "Kami upayakan agar semua kader kampung dapat terampil dengan pemanfaatan aplikasi sebagai sumber informasi potensi kampung," katanya. Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat, Otto Parorongan, juga menekankan betapa pentingnya peran kader kampung dalam membangun aspek moral, spiritual, dan profesionalisme di tengah era digital ini. Ia mengharapkan adanya kontribusi serta partisipasi aktif dari seluruh kader kampung untuk mengatasi berbagai tantangan sosial yang bisa menjadi hambatan dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. Otto Parorongan juga menyampaikan bahwa perhatian melalui program pembinaan yang tepat akan membuat kader kampung mampu menciptakan inovasi di bidang lapangan kerja. Ia berharap bahwa seluruh peserta pelatihan bisa fokus menyerap ilmu yang diberikan, sehingga dapat diimplementasikan dengan baik. "Kami berharap pelatihan ini memberikan dampak positif bagi pengembangan kampung di masa yang akan datang," ujarnya. Kualitas sumber daya kader kampung diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam keberhasilan program-program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Otto menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur serta kader-kader kampung secara berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, Legius Wenimbo juga menyerahkan bantuan hibah kepada masyarakat berupa bibit tanaman dan perahu yang diperuntukkan bagi nelayan di Pulau Mansinam, Kabupaten Manokwari. Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat. ANTARA