**Borneonews - Baturaja**, Sebanyak 20.899 anak dan balita di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang terletak di Sumatera Selatan, telah menerima asupan *vitamin A* secara gratis dari Dinas Kesehatan setempat. Program penyediaan vitamin ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kesehatan anak-anak di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan OKU, Afua Amuri, menyampaikan bahwa pencapaian pemberian *vitamin A* di daerahnya telah melampaui target yang ditetapkan secara nasional, dengan angka partisipasi mencapai 97 persen. Hal ini terungkap dalam pernyataannya di Baturaja pada hari Selasa.
Dia menjelaskan bahwa periode pemberian *vitamin A* berlangsung sejak awal bulan Agustus 2024. Hingga akhir Agustus 2024, tercatat sebanyak 20.899 anak dan balita telah mendapatkan *vitamin A* dari total sasaran yang ditetapkan, yaitu 21.527 anak. Pihak Dinas Kesehatan mengambil langkah proaktif dengan mendatangi rumah-rumah penduduk hingga ke daerah terpencil untuk memastikan distribusi vitamin dapat menjangkau semua anak.
Dalam pelaksanaan program ini, Dinas Kesehatan juga melibatkan semua lembaga pendidikan di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tersebar di seluruh Kabupaten OKU. Kerja sama ini diharapkan dapat memaksimalkan dampak dari program pemberian *vitamin A* tersebut.
Afua juga menjelaskan bahwa pemberian *vitamin A* secara gratis ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi penting anak-anak, terutama bagi para balita. Dua jenis *vitamin A* yang dibagikan yakni *vitamin A* berwarna biru untuk anak usia 6 hingga 11 bulan dan *vitamin A* berwarna merah untuk anak usia 12 hingga 59 bulan.
Pemberian asupan *vitamin A* tidak hanya penting untuk kesehatan, tetapi juga berfungsi dalam meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak. Dengan kekebalan yang baik, anak-anak diharapkan dapat terhindar dari berbagai penyakit infeksi, seperti campak, diare, dan masalah kesehatan mata, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
ANTARA
Pemberian Vitamin A Gratis untuk 20.899 Anak di OKU, Sumsel
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







