MANOKWARI –
**Borneonews - Aimas**, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sorong, yang terletak di Provinsi Papua Barat Daya, telah melaksanakan sebuah program pembekalan untuk para guru di seluruh satuan pendidikan. Kegiatan ini berupa sosialisasi dan simulasi yang dimaksudkan sebagai persiapan bagi para pengajar sebelum mereka mengikuti uji kompetensi. Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Sorong, Jonathan Simaela, mengungkapkan bahwa para guru yang terlibat dalam proses ini akan mengikuti ujian untuk memperoleh jabatan fungsional baru, khususnya bagi mereka yang ingin berpindah jenjang atau naik pangkat. Dengan demikian, Disdikbud Kabupaten Sorong berupaya memastikan bahwa para guru sudah siap dan mampu mengikuti uji kompetensi dengan baik. Proses perpindahan jenjang jabatan untuk para guru ini meliputi dari posisi guru pertama ke guru muda, kemudian dari guru muda ke guru madya, dan terakhir dari guru madya ke guru utama. Kegiatan pembekalan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 9 hingga 10 September, dan diikuti oleh 100 guru dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk TK, SD, SMP, serta SMA/SMK. Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan berharap agar para guru yang berpartisipasi dalam uji kompetensi ini dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga semua peserta dapat lulus dengan hasil yang memuaskan. Jonathan juga menambahkan bahwa mereka akan menghadapi uji kompetensi tahap ketiga yang direncanakan berlangsung pada bulan Oktober 2024. Uji kompetensi tersebut akan dilakukan menggunakan metode *computer assessment test* (CAT). Sebagai bagian dari persiapan, para guru diberikan materi yang berfokus pada dokumen kepegawaian. Hal ini dianggap penting agar setiap guru dapat memahami dan mempelajari dengan seksama semua persyaratan yang terkait. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan seluruh guru akan berhasil dalam ujian yang akan datang. ANTARA