**Borneonews - Palembang**, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit III Plaju di Palembang, Sumatera Selatan, telah mengantongi tujuh paten di bidang pengelolaan lingkungan hingga September 2024. Paten-paten tersebut mencakup berbagai inovasi yang berfokus pada operasional serta pemberdayaan masyarakat setempat.
Siti Rachmi Indahsari, selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, mengungkapkan bahwa inovasi yang berhasil dipatenkan meliputi beberapa aspek. Di antaranya adalah komposisi aditif untuk produksi biji plastik *polypropylene*, pengembangan refrigeran berbasis hidrokarbon, dan metode pembuatan blok peredam untuk tungku pembakaran.
Kilang Pertamina Plaju juga telah memperoleh berbagai penghargaan yang menunjukkan prestasinya, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. "Penghargaan-penghargaan ini mencakup inovasi dalam operasional, pengelolaan lingkungan, serta program pemberdayaan masyarakat," jelas Rachmi.
Kilang Pertamina Plaju senantiasa berupaya untuk mendukung visi PT Pertamina (Persero) dalam menjadi perusahaan energi yang berskala dunia. Seiring dengan peringatan ulang tahun ke-67 Pertamina pada tahun 2024, Rachmi menyampaikan rasa syukur kepada seluruh pemangku kepentingan, pemerintah, serta masyarakat Indonesia atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada perusahaan milik negara ini.
Rachmi menekankan bahwa isu pengelolaan lingkungan di sekitar kawasan industri merupakan perhatian yang signifikan dalam dunia industri hari ini. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk melibatkan masyarakat di wilayah yang berdekatan dengan operasi perusahaan, agar bersama-sama dapat melakukan pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
ANTARA
Kilang Pertamina Plaju Raih Tujuh Paten dan Berbagai Penghargaan
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







