**Borneonews - Banda Aceh**, Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara telah memberikan dampak signifikan terhadap kunjungan ke Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh. Terjadi lonjakan jumlah pengunjung yang mencapai dua kali lipat saat acara olahraga tersebut berlangsung.
Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman, Saifan Nur, menjelaskan bahwa pengunjung harian yang sebelumnya rata-rata sekitar 300 orang kini meningkat menjadi sekitar 600 orang setiap hari. Peningkatan ini menunjukkan bahwa masjid yang merupakan landmark bersejarah tersebut semakin menarik perhatian.
Saifan menambahkan, mayoritas pengunjung yang datang adalah mereka yang berasal dari luar Aceh. Para wisatawan ini tidak hanya datang untuk beribadah, tetapi juga untuk menikmati pengalaman wisata sejarah dan aspek religius yang ditawarkan oleh masjid. Statistik yang dicatat menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah pengunjung, terutama dari pagi hingga malam.
Prediksi menunjukkan bahwa kenaikan angka kunjungan ini akan berlanjut hingga akhir bulan September, bersamaan dengan berakhirnya serangkaian acara PON XXI. Hal ini menunjukkan dampak positif dari kegiatan olahraga besar tersebut terhadap sektor pariwisata di daerah.
Tidak hanya wisatawan lokal, pengunjung asing juga turut menambah keramaian di Masjid Raya Baiturrahman. Kedatangan mereka menambah nuansa internasional pada kunjungan ke tempat yang sering disebut sebagai "Serambi Mekkah" tersebut. Selain itu, para pejabat dari berbagai provinsi yang berpartisipasi dalam PON juga sering terlihat berkunjung untuk menyaksikan langsung keindahan masjid yang ikonik ini.
Untuk meningkatkan layanan bagi wisatawan, pihak pengelola masjid telah menyiapkan pemandu di lima titik strategis mulai dari area basement hingga gerbang masuk. Dengan adanya pemandu yang berasal dari remaja masjid, pengunjung dapat menerima bantuan dan juga jubah bagi tamu non-Muslim. Pemandu akan mengarahkan para pengunjung untuk menjelajahi pelataran masjid dan menjelaskan berbagai informasi terkait sejarah dan arsitektur yang ada.
Namun, untuk pengunjung yang bukan beragama Islam, terdapat prosedur tertentu yang harus diikuti, yaitu pembatasan akses bagi mereka untuk masuk ke dalam area masjid. Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), pengunjung non-Muslim diizinkan untuk menikmati keindahan arsitektur masjid dari pelataran luar. Keberadaan aturan ini bertujuan untuk menjaga kesucian masjid sambil tetap memperbolehkan orang-orang menikmati warisan budaya yang ada.
ANTARA
PON XXI Aceh Tingkatkan Kunjungan ke Masjid Raya Baiturrahman
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Komentar (0)
Memuat komentar…







