**Borneonews - Mataram**, Kepolisian Resort Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat telah melakukan penangkapan terhadap dua remaja berinisial R dan A, yang diduga terlibat dalam budi daya tanaman ganja di atap rumah mereka. Penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 Wita di kawasan Rembiga.
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari informasi yang diterima dari masyarakat. Operasi dilakukan di kediaman salah satu pelaku, yaitu R.
Dari lokasi penangkapan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pohon ganja setinggi hampir satu meter yang ditanam dalam empat pot polybag. Selain itu, ditemukan juga bibit ganja, daun ganja kering, uang tunai yang diduga merupakan hasil dari penjualan barang haram tersebut, serta ponsel milik kedua remaja itu.
Dalam pemeriksaan awal, polisi menduga bahwa kedua remaja tersebut terlibat dalam bisnis ganja dengan cara memproduksi sendiri. Mereka mengaku telah menanam ganja selama lebih kurang satu setengah bulan. Komunikasi mengenai penjualan dilakukan dengan harga yang bervariasi sesuai dengan pesanan yang diterima.
Ketika diminta keterangan lebih lanjut mengenai asal usul bibit ganja yang mereka tanam, kedua pelaku mengaku membelinya melalui transaksi *online*. Mereka menjelaskan bahwa tanaman yang mereka kelola berasal dari bibit yang diperoleh secara daring.
Lebih mengejutkan, keduanya juga mengakui bahwa mereka adalah pengguna aktif narkoba jenis ganja. AKP Bagus menambahkan bahwa pihak kepolisian masih memiliki waktu hingga enam hari untuk menentukan status hukum dari para pelaku ini.
"Untuk kejelasan hukum, kami masih perlu melakukan beberapa tindakan, seperti pemeriksaan urine dan pengujian laboratorium terhadap barang bukti yang telah diamankan," ungkap Bagus. Sehingga saat ini, kedua pelaku masih dalam status diamankan oleh kepolisian di Mapolresta Mataram.
ANTARA
Dua Remaja Ditangkap Polisi, Budi Daya Ganja di Atap Rumah
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







