**Borneonews - Malang**, Sekitar 7.000 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk tahun akademik 2024/2025 didorong untuk menjadi generasi yang memimpin dalam upaya penyelamatan lingkungan.
Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, menyampaikan pada sebuah acara di Malang, Jawa Timur, bahwa Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) tahun ini memiliki tujuan strategis yang berfokus pada isu-isu penyelamatan bumi. Menurutnya, perhatian ini muncul sebagai respons terhadap kenyataan bahwa banyak sumber daya alam mengalami penurunan kualitas yang signifikan. Oleh karena itu, masyarakat, terutama kalangan akademisi dan generasi muda, dituntut untuk segera melakukan tindakan yang tepat dan responsif.
"Generasi 24 UMM kami harapkan bukan hanya sebagai pengguna teknologi digital, tetapi juga sebagai kontributor yang signifikan dalam upaya melestarikan bumi. Dengan memanfaatkan *technology*, kreativitas, dan kolaborasi yang efektif, kami ingin generasi ini menjadi motor penggerak dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan," ungkap Nazaruddin.
Lebih lanjut, ia berharap agar Gen 24 UMM tidak hanya menjadi individu-individu yang inovatif dan kreatif, tetapi juga sebagai pemimpin yang dedikatif kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan nilai akhlakul karimah. Tema Pesmaba UMM 2024, "Generasi Digital Generasi Penyelamat Bumi," juga ditandai dengan pelepasan ribuan burung perkutut, simbol harapan bagi pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Kepala Infokom UMM, Dr. Suyatno, menjelaskan tentang kegiatan pelepasan burung perkutut lokal (*geopleia striata*). Kegiatan ini adalah bentuk komitmen UMM terhadap pelestarian ekosistem dan lingkungan sebagai bagian dari misi penyelamatan bumi. Burung-burung ini dilepaskan untuk hidup bebas di alam, diharapkan dapat menciptakan keseimbangan dan menjaga keindahan lingkungan.
"Sebelumnya, burung-burung ini telah dipantau oleh Kelompok Studi Satwa Liar (KSSL) Kehutanan UMM untuk memastikan mereka memiliki makanan dan kebutuhan lain agar dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan barunya," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, juga diperkenalkan maskot bernama SWANUMM, yang menjadi simbol atmosfer prestasi di kampus, sekaligus mencerminkan komitmen untuk hidup berdampingan dengan alam dan melestarikan satwa endemik. "UMM berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan bumi sesuai dengan nilai-nilai *sustainable development goals* (SDGs)," jelasnya.
Acara Pesmaba ini juga dihadiri oleh Brigjen TNI Ramli mewakili Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin. Dalam sambutannya, Ramli menyatakan bahwa UMM telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan dengan ide-ide yang inovatif untuk mencetak generasi yang unggul, baik untuk diri sendiri maupun untuk lingkungan.
"UMM adalah salah satu perguruan tinggi terkemuka, dan saat ini mengintegrasikan narasi digital dengan isu lingkungan. Ini adalah langkah yang sangat penting mengingat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cepat, yang harus tetap disandingkan dengan upaya melestarikan lingkungan," pungkasnya.
ANTARA
UMM Dorong Mahasiswa Baru Jadi Pelopor Penyelamatan Bumi
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







