**Borneonews - Yogyakarta**, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengingatkan seluruh guru di tingkat SMA dan SMK untuk senantiasa menjaga netralitas menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dijadwalkan pada tahun 2024.
Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya, menekankan pentingnya menjaga netralitas tidak hanya bagi guru, tetapi juga bagi seluruh tenaga pendidikan yang ada di sekolah. Dalam situasi politik yang semakin mendekat, hal ini menjadi perhatian utama agar pendidikan tidak terpengaruh oleh kepentingan politik.
Lebih lanjut, Didik menegaskan bahwa sebagai aparatur sipil negara (ASN), guru memiliki tanggung jawab untuk melestarikan keberagaman dan nilai-nilai kebhinekaan yang selama ini terbangun di lingkungan sekolah. Ia menekankan bahwa alih-alih mengarahkan pilihan politik kepada calon tertentu pada Pilkada, para pendidik seyogianya berfokus pada edukasi. Guru diharapkan mampu membimbing siswa, terkhusus mereka yang baru pertama kali akan menggunakan hak suara, agar dapat menjalankan kewajibannya dengan bijak dan bertanggung jawab.
Didik juga menambahkan bahwa pembelajaran melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai baik sebagai warga negara dan pemilih yang cerdas. Ia menggarisbawahi bahwa penting bagi guru untuk tidak mendorong siswa ke arah pilihan politik tertentu.
Selain itu, Didik menegaskan larangan bagi pasangan calon kepala daerah di lima kabupaten/kota di DIY untuk menggunakan lingkungan sekolah sebagai tempat berkampanye. Ia menyampaikan bahwa penilaian terhadap kegiatan yang dilakukan oleh calon harus dilakukan dengan cermat, memastikan tidak ada unsur kampanye di sekolah.
Kepala SMA Negeri 1 Yogyakarta, Jumadi, juga menyatakan sikap tegas dengan tidak akan memberikan izin bagi calon kepala daerah untuk mengadakan kampanye di area sekolah. Menurutnya, sekolah harus meminimalisir segala bentuk pengundangan calon untuk kegiatan, demi menjaga integritas pendidikan.
Secara keseluruhan, semua pihak diharapkan dapat melakukan peran mereka dengan bijak dan profesional dalam menghadapi momen Pilkada yang akan datang, demi menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan damai.
ANTARA
Disdikpora DIY Ingatkan Netralitas Guru Menjelang Pilkada 2024
Bagikan:

YOGYAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Beregu Campuran Para Panahan Indonesia Sumbang Perak di Asian Para Games
Camat Hanau Ajak Masyarakat dan Perusahaan Bersinergi Kelola Sampah
Kelezatan Soto Ayam Diperkenalkan dan Jadi Menu Restoran Indonesia di Guangzhou
Amnesty Dorong Indonesia Maksimalkan Peran di PBB untuk Palestina
Jaringan Perompak Kapal Diringkus Polisi, Kerugian Korban Capai Ratusan Juta
Polda Kalteng Utamakan ETLE dan Tilang Teguran pada Operasi Patuh Telabang 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







