JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara telah menyiapkan sebanyak 1.307 unit kendaraan untuk melayani seluruh kontingen dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Medan, Kepala Dishub Sumut, Agustinus Panjaitan, menjelaskan bahwa kendaraan-kendaraan yang disediakan terdiri dari jenis sedan, minibus, bus sedang, bus besar, truk, dan mobil boks. Persiapan ini diharapkan agar dapat memberikan pelayanan yang memadai kepada para peserta selama event berlangsung. Agustinus menegaskan bahwa layanan kendaraan tersebut akan dimulai sejak kedatangan para atlet dan ofisial di bandara, pelabuhan, serta terminal, dan akan terus berlangsung hingga mereka kembali ke daerah masing-masing. Ia menyampaikan bahwa pengaturan sarana angkutan yang baik sangat penting untuk mendukung kelancaran mobilitas semua pihak yang terlibat, khususnya atlet dan ofisial selama PON XXI yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 8 hingga 20 September. Dishub Sumut menunjukkan komitmen untuk menghadirkan pelayanan terbaik guna mendukung suksesnya perhelatan berskala nasional ini. Untuk memperlancar layanan transportasi, sekitar 220 personel akan dikerahkan dan ditempatkan di lokasi-lokasi di mana para peserta menginap hingga lokasi pertandingan yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. Dalam upaya memastikan kelancaran mobilitas peserta, pihak Dishub juga berencana melakukan rekayasa lalu lintas dengan bekerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sumut, yang berwenang dalam pengaturan lalu lintas. "Kami juga menyediakan berbagai perlengkapan pendukung, seperti rambu-rambu lalu lintas," ungkap Agustinus. Meskipun demikian, Agustinus tidak menepis kemungkinan adanya kendala dalam penyediaan fasilitas kendaraan selama PON, termasuk masalah kekurangan dana untuk memenuhi kebutuhan peserta. Dia meminta maaf atas hal tersebut dan berjanji akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan layanan di masa yang akan datang. Dia menjelaskan bahwa Dishub telah menyusun rencana dan strategi untuk mengantisipasi dan meminimalkan segala gangguan terhadap mobilitas peserta jauh sebelum acara dimulai. "Terkadang dinamika di lapangan mengalami ketidaksesuain dengan rencana awal, seperti permintaan layanan mendadak yang dapat mengakibatkan keterlambatan dalam pengangkutan atlet dan ofisial. Ini kami jadikan sebagai evaluasi harian," tambahnya. Sementara itu, Raja Parlindungan Pane, Ketua Bidang Humas dan Komunikasi Panitia Pengawas dan Pengarah PON XXI di wilayah Sumut, memberikan pujian terhadap upaya yang dilakukan oleh Dishub tersebut. Ia menilai bahwa pengaturan transportasi para peserta PON XXI dari kedatangan hingga pelaksanaan pertandingan secara umum sudah berjalan baik, dan melihat dinamika yang terjadi di lapangan masih tergolong wajar. "Saya berharap pelayanan yang sudah baik ini dapat ditingkatkan lagi, terutama untuk menjadi pelajaran dalam mengantisipasi penyelenggaraan kegiatan yang lebih besar di Sumut di masa mendatang," tuturnya. ANTARA