BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Divisi UKMK pada Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Helmi Muhansyah, berharap agar Yogyakarta dapat terus menjadi inspirasi dalam pengembangan produk batik sawit dan produk turunan sawit.
Hal ini disampaikannya melalui rilis BPDPKS terkait Puncak kegiatan Lomba Batik Sawit Nasional 2024 telah dilaksanakan di Taman Pintar, Yogyakarta yang sangat diapresiasi oleh BPDPKS.
"Lomba ini pertama kali diselenggarakan di Yogyakarta, karena sebagai Kota Batik Dunia kami melihat peluang yang sangat besar bagi IKM Yogyakarta untuk memanfaatkan produk turunan sawit," kata Helmi pada Selasa, 10 September 2024.
Dengan banyaknya sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif, kata Helmi lagi, dapat menginisiasi pengembangan potensi batik sawit.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Sugeng Purwanto. Sugeng memberikan apresiasi kepada Smart Batik, Dekranasda Kota Yogyakarta, dan BPDP Kelapa Sawit. "Apresiasi yang setinggi-tingginya khususnya kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Dekranasda Kota Yogyakarta, dan tentunya CV Smart Batik Indonesia yang sekaligus Ketua Pelaksana," kata Sugeng.
Kegiatan ini menurut Sugeng tentunya akan menjadi penyemangat dan penambah motivasi untuk kita semua untuk terus mengembangkan batik di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Batik Sawit memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan siap mendunia. Sawit Baik, Batik Sawit Luar Biasa, Jogja Istimewa," ungkap Sugeng.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian Apresiasi 10 Desain Terfavorit Kategori Pelajar, yang diraih oleh Selviana Sabela dari SMKN 2 Gedangsari, Neza Roshida dari SMKN 2 Gedangsari, Khusnul Khotimah dari SMKN 3 Kasihan, RR Nadia Marfath Khairunissa dari SMKN 3 Kasihan, Amalia Trihapsari dari SMKN 2 Godean, Alya Hasna Khoirunina dari PKBM Candradimuka, Muhammad Khafira Raihan dari SMA N 2 Bondowoso, Winona Gracia Callista Liem dari SMK Unggul Sakti, Ilma Rania Habibi dari SMP IT BIC Bondowoso, dan Shereen Azalia Putri Kinara dari SMP Negeri 1 Rengel.
Sesi pagi diakhiri dengan Talkshow tentang UKMK Batik Sawit yang dimoderatori Andi Purnawan Putra dari Komunitas Pensil Terbang dengan menghadirkan 5 narasumber, yaitu Tri Karyadi Riyanto Raharjo dari Dekranasda Kota Yogyakarta, Helmi Muhansyah dari BPDPKS, Maya Mulyawati dari Bank Indonesia DIY, Irfa’ina R Salma dari Balai Batik, serta Miftahudin Nur Ihsan, CEO Smart Batik. (TESTI PRISCILLA/H)









