**Borneonews - Bengkulu**, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memastikan generasi muda memiliki pemahaman yang mendalam terhadap komponen dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di masa yang akan datang.
Melalui Program Gelar Karya P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), inisiatif ini dipandang sebagai langkah awal yang inovatif untuk memperteguh nilai-nilai Pancasila. Dalam program tersebut, berbagai pertunjukan, termasuk tarian dan busana adat, ditampilkan untuk mencerminkan keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan hal ini dapat memperkokoh rasa kebangsaan di antara peserta didik.
Asisten III Pemprov Bengkulu, Nandar Munadi, mengemukakan bahwa program ini merupakan sarana penting bagi para siswa untuk belajar dan menerapkan prinsip-prinsip luhur yang terkandung dalam Pancasila. Prinsip-prinsip tersebut antara lain adalah gotong royong, keadilan sosial, serta semangat kebangsaan yang tinggi.
Nandar Munadi berharap, selain memperoleh pengetahuan, para pelajar juga dapat mengembangkan karakter serta sikap kepemimpinan yang akan sangat berguna bagi masa depan mereka. Dengan karakter yang kuat, diharapkan mereka akan mampu menghadapi tantangan di era yang semakin kompleks.
Dalam konteks ini, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menekankan bahwa penguatan karakter berbasis Pancasila di lingkungan pendidikan memiliki dampak signifikan dalam menanamkan nilai-nilai yang tepat pada generasi muda. Ia mencatat bahwa peranan sekolah sangat krusial dalam membentuk generasi yang berkarakter di Tanah Air, baik melalui kurikulum yang ada maupun penerapan nilai-nilai yang diajarkan di lingkungan sekolah.
Ia menambahkan bahwa meskipun pendidikan dapat dilakukan melalui *home schooling*, interaksi langsung yang mengajarkan penerapan nilai-nilai pendidikan dan Pancasila tidak bisa didapatkan melalui metode tersebut. Sekolah formal, menurutnya, memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembentukan karakter.
Lebih lanjut, Gubernur menyebutkan bahwa sikap, karakter, dan tindakan generasi muda saat ini akan mempengaruhi masa depan mereka, serta masa depan bangsa secara keseluruhan. Aktivitas dan profil pelajar merupakan cerminan dari masa depan Bengkulu yang diharapkan.
Oleh karena itu, Gubernur mengajak para pelajar untuk menempuh pendidikan dengan serius dan membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila mulai dari sekarang. Hal ini diharapkan dapat mempersiapkan mereka untuk menjadi pemimpin yang berkualitas di masa yang akan datang.
ANTARA
Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Pelajar di Bengkulu
Bagikan:

BENGKULU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Komentar (0)
Memuat komentar…







