JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Provinsi Sumatera Utara, Dahliana, baru-baru ini mengumumkan bahwa semua atlet yang berhasil meraih medali emas di cabang pencak silat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 akan diikutsertakan dalam kejuaraan yang diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Dahliana menyebutkan bahwa dalam ajang PON kali ini terdapat 22 nomor pertandingan, yang berarti terdapat 22 juara yang berhak untuk berkompetisi di Abu Dhabi pada bulan Desember mendatang. Ia menjelaskan bahwa partisipasi dalam kejuaraan di Timur Tengah ini merupakan langkah strategis untuk mempromosikan pencak silat sebagai seni bela diri tradisional Indonesia di tingkat global. Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari pengiriman atlet ke kejuaraan internasional adalah untuk menjadikan pencak silat diakui sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di ajang bergengsi dunia, seperti *Olympics*. Selain itu, Dahliana juga menambahkan bahwa jumlah atlet yang akan diutus dapat disesuaikan dengan kebutuhan kejuaraan tersebut, terutama jika ada penambahan kategori. Sebagai contoh, ia menyebutkan akan ada kemungkinan kelas tambahan untuk atlet dengan ukuran tubuh tertentu, seperti kelas bebas dan kelas master. Antusiasme yang ditunjukkan oleh para atlet pencak silat dalam PON kali ini sangat positif, dengan lebih dari 300 peserta yang berasal dari 32 provinsi. Harapannya, bakat-bakat muda yang muncul dari kejuaraan ini dapat mengangkat nama Indonesia di ajang internasional pada masa mendatang. Para juara pencak silat yang berhak diberikan kesempatan ke Abu Dhabi akan ditentukan setelah pertandingan final yang akan berlangsung dalam 22 nomor yang dipertandingkan. Dari total tersebut, terdapat 13 nomor untuk kategori putra yang meliputi beberapa kelas tanding, serta seni tunggal, seni ganda, dan seni beregu. Untuk kategori putri, juga terdapat sejumlah kelas tanding yang sama dengan kategori putra, yang mencakup berbagai tingkatan berat. Dengan adanya kejuaraan ini, diharapkan Pencak Silat dapat semakin dikenal dan dihargai di seluruh dunia. ANTARA