MATARAM –
**Borneonews - Mataram**, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) telah melaksanakan program pelatihan *Tailor Made Training* (TMT) bagi anggotanya yang akan pensiun. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para personel menjelang pensiun mereka. Menurut Irjen Pol Raden Umar Faroq, Kapolda NTB, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mempersiapkan anggotanya agar memiliki keterampilan yang dapat dipraktikkan setelah masa dinas. Di dalam program ini, peserta diajarkan berbagai keterampilan, termasuk penanaman buah, pembuatan kue, keterampilan menjadi barista, serta teknik dalam *commercial cookery*. Kapolda NTB menggarisbawahi pentingnya peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal, agar kapasitas kreativitas mereka dapat berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga setelah pensiun. Pelatihan dilaksanakan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang dipilih sebagai lokasi karena fasilitas yang tersedia mendukung proses pembelajaran. Kapolda percaya bahwa keterampilan yang diperoleh di BPVP ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta, tetapi juga dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat, terutama saat Indonesia mengalami bonus demografi. Kapolda menekankan kepada para peserta untuk menggunakan peralatan dan fasilitas yang ada di BPVP sebaik-baiknya untuk mengembangkan dan mengasah keterampilan mereka. Dirinya optimis bahwa dengan pemanfaatan maksimal, program pelatihan ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian di berbagai level, mulai dari keluarga hingga ke tingkat provinsi dan nasional. Lebih lanjut, Kapolda menyatakan bahwa setelah mengikuti pelatihan ini, anggota Polri yang memasuki masa pensiun dapat memanfaatkan waktu mereka untuk berinovasi dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh. Pengalaman yang telah didapat selama bertugas diharapkan menjadi modal berharga untuk melanjutkan usaha di bidang-bidang baru. Kepala BPVP Lombok Timur, Verry Fahrudin, menyampaikan bahwa model pelatihan yang ditawarkan disesuaikan dengan minat dan bakat para peserta. Salah satu bidang pelatihan yang paling diminati saat ini adalah keterampilan menjadi barista. Verry menekankan bahwa pelatihan ini sangat populer di Lombok Timur serta di seluruh NTB, dan banyak masyarakat umum yang berminat mengikuti. Dia juga menjelaskan bahwa sejumlah alumni dari program barista BPVP sudah berhasil mendapatkan pekerjaan dan bahkan membuka usaha sendiri. Verry menambahkan bahwa program pelatihan kali ini merupakan hasil kolaborasi dengan Polda NTB dan berbeda dari pelatihan gratis yang biasanya mereka selenggarakan setiap tahun. ANTARA