BENGKULU –
**Borneonews - Kota Bengkulu**, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu baru-baru ini menandatangani Surat Komitmen Kerja Sama Usaha (SKKU) sebagai langkah untuk memperkuat kemitraan antara pelaku usaha besar dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah ini. Penandatanganan tersebut diharapkan dapat memberikan dorongan kepada UMKM untuk meningkatkan kelas dan kapasitas mereka. Dalam kesempatan yang sama, Penjabat Wali Kota Bengkulu, Arif Gunadi, mengungkapkan bahwa total investasi di wilayah Kota Bengkulu saat ini telah mencapai Rp3 triliun. Menurutnya, kolaborasi antara UMKM dengan investor besar sangat penting untuk mengembangkan usaha yang ada dan meningkatkan taraf UMKM di Kota Bengkulu. Sebanyak 10 pelaku usaha besar dan 24 pelaku UMKM dari berbagai sektor telah menandatangani kontrak SKKU, kerja sama ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan pelaku UMKM akan semakin berkembang dan mampu menghadapi tantangan pasar yang ada. Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu mencatat bahwa potensi investasi dari kerja sama antara pelaku usaha besar (UB) dan pelaku UMKM di kota ini dapat mencapai Rp17,81 miliar. Kepala DPMPTSP, Irsan Setiawan, menjelaskan bahwa potensi investasi ini akan mendukung peningkatan kelas UMKM melalui bantuan dari 12 perusahaan besar yang beroperasi di Kota Bengkulu. Irsan juga mendorong para pelaku UMKM untuk menjalin kerjasama secara formal dengan pelaku usaha besar, guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Ia menjelaskan, "Potensi Rp17 miliar ini misalnya untuk penyediaan kebutuhan seperti sayuran, di mana potensi dari perusahaan yang terlibat bisa mencapai Rp1 miliar. Dengan demikian, dalam kerjasama ini, potensi dari 12 UB bisa mencapai Rp17 miliar, sementara UMKM yang terlibat dalam proses pengepakan bisa memperoleh sekitar Rp800 juta." Dengan demikian, inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara sektor usaha besar dan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Bengkulu. ANTARA