**Borneonews - Jayapura**, Pemerintah Kota Jayapura, Papua, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), mengadakan sosialisasi mengenai pengelolaan limbah bahan beracun dan berbahaya (*B3*) kepada para penanggung jawab kegiatan di sektor kesehatan. Kegiatan ini berlangsung sebagai langkah proaktif untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan limbah yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan serta kesehatan masyarakat.
Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait, dalam penyampaian yang dilakukan di Jayapura pada hari Selasa, menekankan pentingnya sosialisasi ini. Ia menjelaskan bahwa keberadaan limbah B3 yang tidak dikelola dengan baik bisa merusak lingkungan dan berdampak buruk terhadap kesehatan manusia. Kota Jayapura memiliki banyak klinik, puskesmas, dan rumah sakit, sehingga sosialisasi kepada para penanggung jawab di sektor kesehatan menjadi sangat krusial, ujarnya.
Sohilait juga menyoroti bahwa instalasi pengolahan air limbah (*IPAL*) di beberapa lokasi di Kota Jayapura masih belum tersedia. Hal ini disebabkan oleh biaya pembangunan yang cukup tinggi, mencapai sekitar Rp300 juta, serta proses yang memakan waktu lama karena memerlukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (*Amdal*). Ia berharap bahwa dengan adanya sosialisasi ini, para penanggung jawab usaha dapat lebih memahami tentang pengelolaan limbah B3 menggunakan peralatan yang ada.
Di sisi lain, ia mengimbau para pemilik apotek, klinik, dan rumah sakit agar lebih memprioritaskan pengelolaan limbah domestik untuk mencegah masalah lingkungan yang lebih besar. Dalam kesempatan tersebut, Alex Dew, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Jayapura, menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengurangan limbah B3. Kami juga ingin mencegah serta mengatasi pencemaran yang dapat merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat akibat limbah B3, ujarnya.
Acara sosialisasi ini dihadiri oleh narasumber yang berasal dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (*MIPA*) Universitas Cenderawasih, serta Dinas Kesehatan Kota Jayapura, guna memberikan pengetahuan yang komprehensif kepada peserta tentang pengelolaan limbah B3 yang aman dan efektif.
ANTARA
Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 Penting bagi Sektor Kesehatan Jayapura
Bagikan:

JAYAPURA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Berangkat dari Pengetahuan Warga Kinipan, Enam Siswa di Kalteng Teliti Bobah Bebara
Satresnarkoba Polres Seruyan Tangkap Pengedar Sabu di Rungau Raya, 14 Paket Disita
Kemenpar Harap Sepak Bola Sebagai Sport Tourism Promosikan Pariwisata
DPKP Tingkatkan Pemantauan Kesehatan Hewan di Tengah Ancaman Kabut Asap
Pelajar SMA Palangka Raya Raih Medali Emas Kompetisi Riset Internasional
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Komentar (0)
Memuat komentar…







