JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024 memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan pembukaan PON 2024 yang berlangsung secara bersamaan di dua lokasi berbeda, yaitu Aceh dan Sumatera Utara, pada malam hari Senin, 9 September. Ketua Panwasrah PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 dari wilayah Sumatera Utara, Mayjen TNI (Purn) Heru Suryono, menegaskan bahwa meskipun acara ini diadakan di dua provinsi, pembukaan PON memancarkan semangat kerja sama yang solid antara kedua tuan rumah. Ia menyatakan, "Pembukaan yang berlangsung di dua lokasi secara bersamaan sangat positif untuk kita semua." Heru juga menilai bahwa pelaksanaan upacara pembukaan kali ini merupakan sebuah tonggak sejarah. Hal ini dikarenakan untuk pertama kalinya, PON diadakan secara bersamaan di dua provinsi, yaitu Aceh dan Sumatera Utara, yang kebetulan juga bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional. Dia berharap keberhasilan yang terlihat saat pembukaan di dua daerah ini membawa dampak positif sehingga PON 2024 dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses, sesuai dengan empat sasaran utama yang telah ditetapkan. Keempat sasaran tersebut mencakup keberhasilan dalam penyelenggaraan, prestasi, ekonomi daerah, dan administrasi. Dalam hal ini, di Sumatera Utara, upacara pembukaan berlangsung di Stadion Baharuddin Siregar yang terletak di Deli Serdang. Di dalam stadion, terdapat videotron besar yang menayangkan siaran *relay* dari pembukaan PON di Aceh. Selain itu, acara tersebut juga diwarnai dengan defile atlet dari 38 provinsi, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN), serta berbagai pertunjukan hiburan yang digelar sebelum dan sesudah acara. Heru menambahkan, variasi acara tambahan tersebut memberikan semarak tersendiri bagi upacara pembukaan PON di Sumut, yang dihadiri oleh sekitar 6.000 penonton. Untuk memberikan kesempatan bagi penonton yang tidak dapat masuk ke dalam stadion, videotron juga dipasang di luar stadion sehingga semua orang bisa menyaksikan perayaan PON 2024. "Pemasangan videotron di luar stadion bertujuan agar penonton yang tidak bisa masuk tetap dapat menonton bersama di luar," jelasnya. PON Aceh-Sumut 2024 berlangsung dari tanggal 8 hingga 20 September, meskipun sejumlah pertandingan sudah dimulai sejak akhir bulan Agustus. Di dalam perhelatan ini, sebanyak 65 cabang olahraga dari berbagai disiplin, baik tradisional maupun modern, akan dipertandingkan. Pembukaan PON XXI 2024 telah sukses dilaksanakan pada hari Senin, 9 September 2024, di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Sementara itu, penutupan acara akan dilaksanakan pada hari Jumat, 20 September, di Stadion Utama Sport Center Sumut. PON Aceh-Sumut 2024 menjadi edisi terbesar dalam sejarah penyelenggaraan PON, dengan melibatkan hampir 13.000 atlet dan lebih dari 6.000 ofisial, serta menjadi yang pertama diadakan di dua provinsi sebagai lokasi tuan rumah. ANTARA