**Borneonews - Badung, Bali**, Pemerintah Kabupaten Badung telah memulai langkah untuk menata kabel udara dalam program yang dinamakan Badung Terang Tanpa Kabel Udara. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan utilitas infrastruktur di daerah pariwisata, yang merupakan salah satu sektor unggulan daerah ini.
Pj. Sekda Badung, Ida Bagus Surya Suamba, menjelaskan bahwa penataan kabel ini merupakan upaya strategis yang mencakup relokasi dan simplifikasi kabel dengan tujuan untuk memperbaiki estetika visual, meningkatkan keamanan, serta memberikan kenyamanan bagi pengunjung dan masyarakat sekitar kawasan pariwisata. Saat memberikan keterangan di Mangupura, dia menekankan pentingnya upaya ini.
Pemkab Badung menargetkan bahwa dalam waktu lima tahun mendatang, kawasan wisata di Badung akan sepenuhnya bebas dari kabel udara. Hal ini sesuai dengan peraturan daerah yang ditetapkan pada tahun 2016 mengenai Utilitas Terpadu di Kabupaten Badung. Menurut Surya Suamba, pembangunan yang cepat di kawasan ini disertai dengan meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur telekomunikasi telah menciptakan pemandangan yang kurang teratur akibat banyaknya kabel udara yang terpasang secara sembarangan.
"Melihat kondisi tersebut, kami tidak dapat berdiam diri. Saat ini, Pemkab Badung telah menyiapkan utilitas terpadu, seperti di kawasan Canggu, di mana kami akan mengalihkan kabel udara ke dalam drainase," ujarnya.
Pemkab Badung juga menjalin kerja sama dengan sektor swasta, khususnya PT Ajna Bali Propertindo, dalam program penataan ini. Sebagai simbolis dimulainya Proyek La Lumina Mansion, dilakukan pemotongan kabel udara yang melintang.
Surya Suamba sangat mengapresiasi dukungan dari PT Ajna Bali Propertindo sebagai pengembang La Lumina, yang telah berkomitmen untuk mendukung program modernisasi dengan konsep utilitas terpadu bawah tanah. Inisiatif ini sejalan dengan tujuan pemerintah daerah dalam menjaga keindahan dan keselarasan estetika kawasan pariwisata yang ada.
Diharapkan, langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi seluruh pengusaha dan pengembang yang berinvestasi di Kabupaten Badung. "Dengan penerapan utilitas kabel terpadu di bawah tanah, penampilan Badung akan semakin tertata dengan baik," tambahnya.
Direktur PT Ajna Bali Propertindo, Gede Arya Wijaya, menambahkan bahwa mereka menerapkan konsep *Tri Hita Karana* dalam proyek ini. Harapannya, pendekatan ini dapat menciptakan lingkungan yang harmonis, nyaman, serta meningkatkan kualitas hidup dan spiritual masyarakat, sekaligus mengintegrasikan modernisasi.
"Rencana dan konsep pembangunan villa ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mendukung program Pemkab Badung, yaitu membangun utilitas terpadu bawah tanah. Ini merupakan upaya untuk menjaga estetika, keasrian, dan keindahan di kawasan pariwisata," pungkasnya.
ANTARA
Pemkab Badung Lakukan Penataan Kabel Udara di Kawasan Wisata
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







