**Borneonews - Banda Aceh**, sebanyak 28 atlet yang berkompetisi dalam cabang olahraga gantole, khususnya untuk nomor lintas alam atau *cross country* (XC), telah berhasil terbang sejauh 5-6 kilometer pada hari kedua penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatra Utara. Pertandingan ini dilaksanakan di Bandar Udara Rembele, Takengon, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Selasa, 10 September.
Para atlet beraksi pada ketinggian sekitar 2.000 kaki, menikmati pemandangan saat mereka berlaga. Arif Eko Wahyudi, selaku Technical Delegate untuk cabang olahraga gantole pada PON XXI, menjelaskan bahwa kategori XC dibagi menjadi dua jenis, yaitu perorangan dan beregu.
Dalam sesi hari kedua, nomor yang dipertandingkan meliputi XC kelas B dan XC beregu kelas A. Arif menambahkan bahwa perlombaan XC memberikan tantangan kepada atlet untuk menyelesaikan misi dengan jarak yang telah ditentukan. "Atlet diberi tugas untuk terbang dengan target tertentu, dengan siapa yang paling cepat menyelesaikan misi tersebut," ungkapnya. Dia juga menekankan bahwa jarak terbang biasanya berkisar antara 5-6 km, tergantung pada kondisi cuaca; jika cuaca mendukung, jarak tersebut dapat ditingkatkan.
Ke-28 peserta di nomor XC kelas B datang dari berbagai daerah, termasuk Aceh, Sumatra Utara, Banten, Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua. Arif juga menjelaskan bahwa pelaksanaan nomor XC kelas B dilakukan lebih dahulu sebelum nomor ketepatan mendarat (KTM).
"Nomor XC kelas B dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hampir hingga pukul 11.00 WIB. Saat itu, para atlet dapat menyelesaikan satu 'round' terbang. Setelahnya, dilanjutkan dengan nomor KTM kelas A," katanya. Untuk kategori XC, setiap atlet diwajibkan menyelesaikan dua "round", sementara untuk nomor KTM, sebanyak empat "round" harus diselesaikan.
Berkaitan dengan XC beregu, Arif menyatakan bahwa sistem penilaian adalah berdasarkan akumulasi hasil penyelesaian tugas dari setiap anggota tim. Cabang olahraga gantole di PON XXI Aceh-Sumut mempertandingkan delapan nomor, di antaranya ketepatan mendarat (KTM) kelas A dan B, lintas alam (*cross country*) kelas A dan B, serta XC beregu untuk kelas A dan B, juga nomor pertandingan durasi kelas A dan B.
Secara keseluruhan, cabang olahraga gantole pada PON Aceh-Sumut diikuti oleh 43 atlet yang berasal dari 15 provinsi, mencakup Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Papua. Kemeriahan dan semangat kompetisi terlihat jelas selama berlangsungnya perlombaan ini.
ANTARA
Atlet Gantole Berhasil Terbang 5-6 Km pada PON XXI Aceh-Sumut
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Lamandau Soroti Pencegahan Karhutla dan Tanggung Jawab Perusahaan saat Tinjau Eks Konsesi Grace dan PWN
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Komentar (0)
Memuat komentar…







