**Borneonews - Muara Enim**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah mengerahkan lima helikopter pembom air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Muara Enim. Tindakan ini diambil untuk mengatasi situasi yang semakin mendesak akibat kebakaran yang meluas.
Dalam penjelasannya, Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menyampaikan bahwa pada hari Senin, terdapat total 226 kali *water bombing* yang dilakukan. Helikopter Sikorsky UH-60A/VH-8UH melaksanakan dua kali sorti di wilayah Sungai Rotan dan berhasil melakukan 42 kali *water bombing*. Di lokasi Muara Belida, helikopter tersebut juga melakukan 18 kali *water bombing*, dengan total menjatuhkan 240 ribu liter air.
Sementara itu, helikopter lainnya yang juga merupakan tipe Sikorsky UH-60A/VH-UHS, melakukan dua kali sorti ke Sungai Rotan dengan total 45 kali *water bombing*, serta 18 kali di Muara Belida, sehingga total air yang ditumpahkan mencapai 252 ribu liter. Helikopter RA 22700/MI-8 AMT berhasil melakukan 46 kali *water bombing* dalam satu sorti di Sungai Rotan, dengan volume air sebanyak 184 ribu liter. Helikopter Puma N815AR/SA330J tercatat melakukan 14 kali *water bombing* di Sungai Rotan yang setara dengan 56 ribu liter, ditambah 12 ribu liter dari tiga kali *water bombing* di Muara Belida. Helikopter UR VBE MI-8 MSB-T juga melaksanakan 30 kali *water bombing* dengan total air sebanyak 120 ribu liter di Sungai Rotan.
Kelima helikopter tersebut dikerahkan khusus untuk memfokuskan upaya pemadaman di dua wilayah kritis, yaitu Sungai Rotan dan Muara Belida. Namun, hingga saat ini, kondisi di lokasi kebakaran masih berasap dan belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Pengerahan helikopter untuk pemadaman dilakukan karena akses jalur darat yang sulit dijangkau.
Sudirman menjelaskan bahwa status kebakaran saat ini masih berlanjut. Oleh karena itu, diperlukan upaya tambahan dengan mengerahkan lima helikopter untuk mencegah meluasnya kebakaran tersebut. Selain kegiatan pemadaman, sejumlah helikopter juga melakukan pembasahan lahan di sekitar wilayah terjadinya karhutla, termasuk di area permukiman warga yang terletak di Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Rotan. Kebakaran di daerah tersebut telah berlangsung sejak 28 Agustus, dengan total lahan yang terbakar mencakup sekitar 54 hektare.
Upaya pembasahan lahan gambut ini dilakukan untuk menghindari agar kebakaran tidak merambah ke area permukiman. Dalam hal ini, masyarakat di sekitar juga berperan aktif dengan melakukan pemblokiran jalur kebakaran untuk melindungi rumah mereka di Suka Maju. Sudirman menambahkan bahwa usaha pemadaman dan pembasahan lahan di Muara Enim juga mendapat dukungan dari curah hujan, meskipun dengan intensitas yang bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang.
ANTARA
Lima Helikopter Dikerahkan Atasi Kebakaran Hutan di Muara Enim
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







