**Borneonews - Banda Aceh**, Lifter Nurul Akmal mengungkapkan rencananya untuk kembali bergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebagai langkah persiapan menghadapi SEA Games 2025 yang akan diadakan di Thailand. Rencana ini diungkapkan setelah dirinya berhasil mempertahankan medali emas untuk Aceh dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024.
Dalam pernyataannya, Amel, sapaan akrab Nurul Akmal, menyampaikan bahwa meskipun setelah PON XXI ada kemungkinan untuk melanjutkan pelatnas, ia tetap mengikuti perkembangan yang ada. "Setelah PON XXI, mungkin saya akan terus berada di pelatnas. Tentu saja, jika ada SEA Games tahun depan, saya akan melanjutkan persiapan," ungkapnya di Banda Aceh pada hari Selasa.
Amel memiliki pandangan bahwa dalam menjalani hidup, penting untuk memiliki rencana dan target, meskipun pada akhirnya semua keputusan berada di tangan Tuhan. Ketika ditanya mengenai keinginannya untuk berpartisipasi di Olimpiade berikutnya, ia menyatakan bahwa hal tersebut akan tergantung pada situasi yang akan datang.
"Yang terpenting adalah mengikuti alur yang ada. Saya sudah melalui dua kali Olimpiade dan sekarang PON keempat. PON kali ini sangat istimewa karena Aceh menjadi tuan rumah. Jika ada kesempatan di PON NTB mendatang, saya akan berupaya untuk ikut," jelasnya.
Pada Rabu, Amel berhasil mempertahankan medali emas di kelas +87 kilogram putri dengan total angkatan mencapai 248 kilogram. Angkatan tersebut meliputi 105 kilogram pada *snatch* dan 143 kilogram pada *clean and jerk*.
Meski demikian, dalam upayanya untuk memecahkan rekor nasional dan PON yang ia miliki sebelumnya, yaitu 116 kilogram pada *snatch*, kali ini Amel hanya mampu mencatatkan angkatan 105 kilogram. Saat ditanya mengenai kegagalannya untuk melampaui rekornya, Amel menerangkan bahwa kemungkinan hal tersebut disebabkan oleh persiapan yang tidak memadai setelah pulang dari Olimpiade Paris baru-baru ini.
"Ini bukan disebabkan oleh tekanan dari penonton. Mungkin saja, saat di Olimpiade, penonton yang hadir lebih banyak. Saya rasa mungkin belum saatnya. Setelah pulang dari Paris, saya langsung kembali berlatih di Aceh, tetapi mungkin saya belum sepenuhnya siap. Latihan terakhir saya pun masih di bawah 110 kilogram," tambahnya.
Walaupun tidak berhasil memecahkan rekor di *snatch*, Amel berhasil mencatatkan rekor baru di *clean and jerk* dengan angkatan 143 kilogram pada PON XXI, menggeser rekor sebelumnya yang ia pegang di angka 142 kilogram pada PON XX. Namun, Amel belum dapat melampaui rekor nasional di kategori tersebut yang mencapai angka 153 kilogram.
Amel juga berharap agar lifter muda Aceh dapat meningkatkan semangat mereka dalam berlatih dan berkompetisi untuk meraih prestasi lebih tinggi. Ia mengingatkan bahwa niat untuk berlatih angkat besi haruslah jelas, apakah untuk bersenang-senang atau untuk meraih prestasi.
"Niat itu sangat penting, dari diri atlet sendiri yang harus menentukan tujuan saat berlatih angkat besi," pungkasnya.
ANTARA
Nurul Akmal Siap Kembali ke Pelatnas Menyongsong SEA Games 2025
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







