**Borneonews - Banda Aceh**, Cabang olahraga *soft tenis* akan diadakan untuk pertama kalinya dalam sejarah ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tanggal 11 September 2024. Hal ini disampaikan oleh Damrah, selaku *Technical Delegate* Soft Tenis, saat melakukan konferensi pers di Lapangan Soft Tenis Mapolda Aceh, Banda Aceh, pada Selasa.
Damrah menjelaskan bahwa Pengurus Pusat (PP) Persatuan Soft Tenis Indonesia (Pesti) telah mengajukan agar olahraga ini dipertandingkan di PON Papua pada tahun 2021. Namun, pengajuan tersebut tidak berhasil karena *soft tenis* termasuk ke dalam sepuluh cabang olahraga yang harus dibatalkan saat itu. Kekecewaan ini diharapkan dapat ditebus dengan terselenggarakannya pertandingan di PON XXI.
Dalam persiapan tersebut, sebanyak 17 kontingen yang berpartisipasi telah mengikuti *technical meeting* pada Selasa siang ini. Diperkirakan ada 90 atlet yang akan ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka akan berlaga memperebutkan tujuh medali emas yang diperebutkan di sejumlah kategori, antara lain: tunggal putra, ganda putra, beregu putra, tunggal putri, ganda putri, beregu putri, dan beregu campuran. Pertandingan akan berlangsung di dua lokasi, yaitu Lapangan Soft Tenis Mapolda Aceh dan Lapangan Neusu Jasdam, Banda Aceh.
Sejalan dengan ketentuan yang ada pada cabang olahraga tenis, dalam *soft tenis* juga terdapat aturan yang mengharuskan atlet putri mengenakan pakaian pelapis ketika menggunakan kostum tanpa lengan, serta penggunaan *legging* jika mereka memilih mengenakan celana pendek. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal Aceh. Damrah menyatakan bahwa semua peserta merespons positif mengenai aturan ini.
Terkait dengan fasilitas pertandingan, Damrah mengakui adanya beberapa kekurangan dalam perlengkapan. Namun, ia optimistis bahwa masalah ini dapat diselesaikan sebelum pertandingan dimulai pada malam hari itu juga. Ia telah meminta kepada Panitia Besar PON untuk segera menyediakan alat yang diperlukan, termasuk penutup lapangan dan penggantian kursi wasit sesuai standar yang ditetapkan.
Harapannya, dengan diperkenalkannya *soft tenis* di PON XXI, cabang olahraga yang berasal dari Jepang ini akan semakin dikenal oleh masyarakat di Indonesia. Sejak masuk ke Indonesia pada tahun 2009, *soft tenis* telah memiliki penikmat dan calon atlet yang terus bertambah, meskipun memiliki karakteristik yang berbeda dari tenis tradisional.
Bola yang digunakan dalam *soft tenis* lebih ringan dan empuk, serta raketnya pun lebih kecil dibandingkan dengan raket tenis biasa. Dalam pertandingan, skor dihitung menggunakan angka 1, 2, 3, dan 4. Pada PON XXI, peraturan pertandingan akan mengikuti ketentuan dari federasi internasional *ISTF* dan aturan yang dikeluarkan oleh PP Pesti.
Format pertandingan akan menggunakan sistem setengah kompetisi untuk babak penyisihan, di mana dua pemain terbaik dari masing-masing grup akan melanjutkan ke babak utama dengan sistem gugur. Untuk nomor tunggal, sistem yang digunakan adalah *the best of seven games tiebreak*, dan setiap atlet tidak diperkenankan untuk mengikuti lebih dari satu nomor sekaligus.
ANTARA
Soft tenis resmi dipertandingkan di PON XXI Aceh-Sumut 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Veda Ega Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Raih Pole Position
Komentar (0)
Memuat komentar…







