MANADO –
**Borneonews - Manado**, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan kepada masyarakat tentang potensi tinggi gelombang mencapai 2,5 meter di beberapa zona perairan di Sulawesi Utara. Peringatan ini berlaku sampai dengan 11 September 2024. Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky D Aror, mengungkapkan bahwa pada umumnya angin di wilayah tersebut berembus dari arah selatan menuju barat dengan kecepatan antara 6 hingga 25 knot. Peningkatan kecepatan angin yang ditangkap juga terpantau di Laut Maluku hingga perairan Kabupaten Kepulauan Sitaro. Kondisi cuaca yang ditandai dengan kecepatan dan lamanya tiupan angin yang tinggi ini berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di daerah tersebut serta sekitarnya. Ricky menginformasikan bahwa tingginya gelombang di kisaran 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di perairan tenggara Kabupaten Kepulauan Sangihe dan perairan Kabupaten Kepulauan Talaud. Selain itu, perairan timur Kabupaten Kepulauan Sitaro, perairan Bitung – Likupang, perairan selatan Sulawesi Utara, serta Laut Maluku juga berisiko mengalami kondisi serupa. Dia menghimbau kepada masyarakat, khususnya para nelayan, untuk lebih waspada terhadap risiko yang ditimbulkan akibat gelombang tinggi saat melakukan aktivitas di laut. Untuk perahu nelayan, kecepatan angin yang melebihi 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter perlu menjadi perhatian. Sementara itu, bagi kapal tongkang, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter harus diwaspadai. Kapal feri juga harus memerhatikan kecepatan angin yang mencapi lebih dari 21 knot dan gelombang di atas 2,5 meter. Selain itu, kapal berukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar perlu memperhatikan kondisi angin di atas 27 knot dan tinggi gelombang lebih dari 4,0 meter. Ricky mengajak masyarakat serta operator kapal yang beraktivitas di area yang telah dimonitor untuk benar-benar mempertimbangkan kondisi cuaca yang ada agar keselamatan di laut dapat terjaga. ANTARA