SURABAYA –
**Borneonews - Sidoarjo**, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, yang terletak di Jawa Timur, telah memberikan bantuan keuangan sebesar Rp5 juta kepada 297 pedagang yang menjadi korban kebakaran di Pasar Krian beberapa waktu yang lalu. Bantuan ini diserahkan oleh Plt. Bupati Sidoarjo, Subandi, saat meninjau lokasi pada hari Selasa. Subandi menyatakan bahwa pedagang yang terdampak perlu mendapatkan perhatian khusus, agar mereka dapat segera melanjutkan usaha mereka tanpa kehilangan sumber penghidupan akibat insiden tersebut. "Kami ingin memastikan mereka bisa kembali berdagang dan tidak kehilangan mata pencaharian. Oleh karena itu, sebagai langkah awal, kami memberikan bantuan dana sebesar Rp5 juta yang diharapkan bisa digunakan sebagai modal usaha," paparnya. Selain memberikan bantuan finansial, Pemkab Sidoarjo juga berkomitmen untuk memperbaiki Pasar Krian yang mengalami kebakaran. Dalam rangka pemulihan, pemerintah daerah juga akan menyediakan 300 unit lapak sementara di sekitar area pasar. "Kami akan melakukan perbaikan agar para pedagang bisa beraktivitas dengan nyaman dan kembali berjualan," imbuhnya. Salah satu pedagang yang mengeluhkan dampak dari kebakaran adalah Bella. Ia memohon agar proses perbaikan Pasar Krian dapat segera diselesaikan. Bella yang telah berjualan gerabah di pasar tersebut sejak tahun 1993 mengaku sangat bergantung pada pendapatan dari usaha ini. "Saat ini saya tidak bisa berbuat apa-apa karena stan dan semua dagangan saya sudah ludes terbakar," ujar Bella. Meskipun mengalami kesulitan, Bella masih bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Pemkab Sidoarjo. Bantuan sembako dan dana tunai sebesar Rp5 juta yang diterimanya sangat membantu dalam situasi sulit ini. "Uang tersebut akan saya gunakan sebagai modal untuk mulai berdagang lagi," tuturnya dengan harapan. ANTARA