KUPANG –
**Borneonews - Alor, Nusa Tenggara Timur**, Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan telah melakukan evakuasi terhadap jenazah seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang meninggal setelah melakukan aktivitas menyelam di Perairan Alor Kecil, tepatnya di belakang Pulau Kepa, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Kepala Kantor Basarnas Maumere, Supriyanto Ridwan, menjelaskan bahwa korban yang berjenis kelamin laki-laki bernama Zhou Wei Gang berusia 61 tahun. Informasi mengenai insiden ini diperoleh melalui laporan dari agen kapal pinisi KLM 02, seorang bernama Imran. Dia menerangkan bahwa pada Selasa pagi, kapal tersebut berlabuh di Perairan Alor Kecil dan mengizinkan sebelas tamu, termasuk korban, untuk menikmati keindahan bawah laut dan suasana alam di sekitar. Saat kejadian, Zhou Wei Gang sedang melakukan penyelaman di lokasi tersebut hingga kedalaman sekitar 25 meter. Namun, setelah dia kembali ke atas kapal, korban terlihat lemas, mengalami muntah, dan kemudian pingsan. Melihat situasi tersebut, seluruh kru yang ada di kapal berusaha memberikan pertolongan dalam bentuk resusitasi jantung paru (RJP). Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, dan korban tidak kunjung sadarkan diri. Akhirnya, agen kapal melaporkan kondisi darurat ini ke Pos SAR Alor, yang segera mengorganisir proses evakuasi dan mempersiapkan rujukan ke RSUD Kalabahi Alor. Setelah menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan bergegas menuju lokasi kejadian, membawa serta tenaga medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pelabuhan Kalabahi, serta peralatan medis, tandu, dan ambulans. Setelah tim tiba di lokasi, proses evakuasi segera dilakukan. Korban dikeluarkan dari sekoci KLM 02 dan dibawa ke tepian. Dari sana, Zhou Wei Gang langsung diantar ke RSUD Kalabahi menggunakan ambulans. Setibanya di rumah sakit, tim medis melakukan observasi, dan sayangnya, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban telah meninggal dunia. ANTARA