YOGYAKARTA –
**Borneonews - Yogyakarta**, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Daerah Istimewa Yogyakarta menginformasikan bahwa satu individu penyandang disabilitas telah mendaftar untuk mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 yang diadakan di provinsi tersebut. Pendaftaraan ini mencakup beberapa formasi yang tersedia. Kepala BKD DIY, Amin Purwani, dalam keterangan yang diberikan baru-baru ini, menyebutkan bahwa satu penyandang disabilitas tersebut mendaftar pada formasi auditor. "Data terakhir per tanggal 9 September menunjukkan ada satu penyandang disabilitas yang mendaftar untuk formasi ini," ungkapnya. Hingga awal minggu ini, tercatat sebanyak 7.522 orang telah melakukan pendaftaran untuk CPNS di DIY. Namun, tidak semua pendaftar telah menyelesaikan proses pendaftaran secara penuh, di mana baru 6.200 orang yang telah melakukan *submit* pada formasi yang diinginkan. Amin juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah DIY membukakan lebih banyak formasi CPNS 2024 dibandingkan dengan beberapa instansi pemerintahan lainnya di tingkat kabupaten/kota di wilayah itu. "Kabupaten Sleman dan Bantul masing-masing membuka 100 formasi, tetapi tidak sampai 150, sedangkan formasi yang dibuka oleh Pemda DIY mencapai 378," rinci Amin. Formasi auditor menjadi posisi yang paling banyak diminati oleh calon pendaftar, dengan total pelamar mencapai 400 orang. Sebaliknya, formasi pengelola barang terampil di sekolah menunjukkan minat yang rendah dari para pendaftar. Amin menduga bahwa sepinya peminat untuk formasi pengelola barang terampil disebabkan oleh adanya perubahan tiba-tiba terkait dengan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan. Pendaftaran CPNS di DIY ini dijadwalkan berakhir pada Selasa, 10 September, pukul 23.59 WIB. Proses pendaftaran telah diperpanjang selama empat hari menyusul banyaknya calon pendaftar yang mengalami kesulitan dalam mengunduh e-meterai. Dalam kesempatan ini, Amin memberitahukan bahwa pelamar kini dapat menggunakan materai tempel sebagai alternatif. Dia menegaskan komitmen pemerintah untuk menjalankan seluruh tahapan tes CPNS dengan transparansi tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. "Seluruh rangkaian seleksi disajikan secara *online* dan transparan, sehingga hasilnya dapat langsung diakses oleh para peserta tes," tambahnya. ANTARA