JAKARTA –
**Borneonews - Banda Aceh**, Lifter asal Jawa Barat, Imam Jamaludin, baru saja meraih medali emas dalam cabang angkat besi kelas 109 kilogram putra pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara. Kemenangan ini ia persembahkan sebagai hadiah ulang tahun untuk anaknya yang keempat. Imam mencatatkan total angkatan yang mengesankan, yaitu 338 kilogram, sehingga berhasil memecahkan beberapa rekor nasional yang telah ada. Keberhasilannya ini menempatkannya jauh di depan pesaing terdekatnya. Teuku Yulianda dari Aceh, yang menempati posisi kedua, hanya mampu mencatatkan total angkatan 295 kilogram, diikuti oleh lifter asal Jawa Tengah, Arifin Puji Saputra, yang mencatatkan 291 kilogram. Dalam sebuah pernyataan, Imam Jamaludin menyampaikan rasa syukurnya. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur masih diberikan kesempatan untuk meraih medali emas lagi. Yang membuat momen ini lebih spesial adalah karena bertepatan dengan hari ulang tahun anak saya. Jadi, saya persembahkan medali emas ini sebagai kado untuknya," jelas lifter berusia 32 tahun tersebut. Imam juga mengungkapkan bahwa ia telah absen dari kancah PON selama beberapa waktu. Medali emas yang ia raih ini merupakan yang ketiga baginya, setelah sebelumnya meraih medali emas pada PON 2016 di Jawa Barat. "Ini merupakan PON ketiga saya. Saya tidak bertanding di PON 2020, jadi saat ini saya kembali tampil. Pada PON sebelumnya, saya bertanding di kelas 85 kilogram," ujarnya. Meski telah meraih medali emas dan memecahkan rekor, Imam tidak merasa jumawa. Ia lebih memilih untuk mensyukuri pencapaian ini setelah mengalami cedera yang cukup serius saat mempersiapkan diri menuju PON kali ini. "Saya bersyukur masih bisa tampil baik setelah sebelumnya mengalami cedera ACL. Ini terjadi pada saat saya menjalani persiapan pra-PON. Setelah menjalani operasi, saya berlatih keras lagi, dan Alhamdulillah bisa membuktikan diri di PON," tambahnya. Meskipun telah berhasil meraih prestasi, Imam tidak berambisi menyusun target yang terlalu tinggi ke depannya. "Setelah PON ini, mungkin saya akan lebih fokus pada kegiatan pelatihan. Saya juga mengajarkan kepada yang lain," tuturnya. Berkat kontribusi medali emas dari Imam, Jawa Barat sementara ini menduduki posisi kedua dalam klasemen medali emas di PON Aceh-Sumatera Utara, dengan total tiga medali emas. Selain Imam, medali emas lainnya diraih oleh Tsabitha Alfiah Ramadhani dan Dewani Ramadhan. ANTARA