BANDUNG –
**Borneonews - Bandung**, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, menegaskan bahwa dukungan terhadap atlet terjun payung asal Jabar, Yazella Agustin, akan terus diberikan. Yazella mengalami cedera akibat kecelakaan saat berpartisipasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh-Sumut. Bey menyampaikan, "Kami akan terus berupaya memastikan bahwa atlet ini menerima perawatan yang terbaik. Kami berharap Yazella segera pulih agar bisa kembali membawa nama baik Jawa Barat." Pernyataan tersebut disampaikan Bey dalam keterangannya di Bandung. Pada hari Selasa, Bey mengunjungi Yazella yang dirawat di RSUD Zaenul Abidin, Kota Banda Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Bey juga memberikan santunan di tengah kunjungannya. Ia menyampaikan harapan agar Yazella dapat pulih dengan cepat sehingga bisa kembali berkompetisi di berbagai ajang olahraga. Bey juga mengungkapkan bahwa perjalanan pemulihan Yazella masih panjang dan berharap proses penyembuhannya berlangsung dengan baik. Ia bertanya kepada tim medis mengenai estimasi waktu pemulihan yang diperkirakan berlangsung selama satu hingga dua bulan. Yazella mengalami cedera serius, yaitu patah pergelangan kaki kanan, ketika sedang berlatih menghadapi PON Aceh-Sumatra Utara 2024. Kecelakaan itu terjadi di Lanud Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, pada Senin, 9 September, sekitar pukul 08.05 WIB. Saat itu, Yazella tengah melakukan latihan untuk nomor Ketepatan Mendarat Beregu Putri. Dalam latihan tersebut, ketika mendarat dari ketinggian 4.600 kaki, ia mengalami pendaratan yang tidak sempurna, yang berujung pada cedera parah di pergelangan kaki kanannya. Menurut keterangan dari Kolonel Pas Helmi Ardiyanto Nange, selaku Ketua Bidang Pertandingan atau *Meet Director*, parasut yang digunakan Yazella dalam kondisi baik dan seluruh proses penerjunan dilaksanakan secara normal. Sayangnya, ketika melakukan pendaratan, kaki kanan Yazella tidak dapat menapak dengan baik, yang mengakibatkan kecelakaan itu. ANTARA