**Borneonews - Banda Aceh**, Lifter Jambi Muhammad Rifqy Ramadhan baru saja berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas di kategori angkat besi kelas 109 kilogram putra pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Meskipun pada awalnya ia sempat merasakan rasa malas untuk berlatih, Rifqy kini bersungguh-sungguh dalam meneruskan jejak ayahnya di dunia angkat besi.
Ayah dari Rifqy, Sugiono Katijo, adalah seorang mantan lifter nasional yang pernah berpartisipasi dalam Olimpiade Barcelona pada tahun 1992 di kategori di bawah 60 kilogram putra. Dari pengaruh ini, Rifqy sejak kecil sudah diperkenalkan dengan olahraga angkat besi. Namun, ia baru aktif berlatih serius saat duduk di bangku sekolah menengah pertama. Awalnya saya kurang berminat untuk ikut, tetapi setelah didorong oleh orang tua, saya akhirnya mau mencoba, ungkap Rifqy saat ditemui di GOR Seramoe, Banda Aceh.
Di PON sebelumnya yang berlangsung di Papua pada tahun 2021, Rifqy juga berhasil mengantongi medali emas di kelas yang sama. Ia menjelaskan bahwa mempertahankan prestasi yang diraih jauh lebih menantang dibandingkan saat meraih kemenangan. Alhamdulillah, saya sangat senang bisa mempertahankan prestasi ini, meski tantangan yang dihadapi cukup besar, jelasnya.
Rifqy bukanlah satu-satunya lifter dari Jambi yang berhasil meraih medali emas di PON Aceh-Sumut 2024. Atlet pelatnas Juliana Klarisa juga telah lebih dahulu membawa pulang medali emas dari kategori 55 kilogram putri. Rifqy menyadari adanya perbedaan pengalaman antara dirinya, yang merupakan atlet daerah, dan Juliana yang berasal dari tim nasional. Meskipun demikian, ia tidak membiarkan perbedaan ini menghalangi semangat juangnya untuk berlatih dengan keras.
Memang berbeda, karena Klarisa tergabung dalam pelatnas yang memiliki lebih banyak persiapan matang, sementara saya hanya berlatih di daerah. Namun, saya bersyukur karena di Jambi tidak ada kendala dalam persiapan, tambah Rifqy. Ia juga menyentuh isu mengenai dukungan finansial dan kondisi mental, di mana para atlet nasional memiliki kebebasan untuk fokus pada latihan tanpa memikirkan pekerjaan lain.
Melalui prestasi yang diraih, Rifqy dan ayahnya diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak anak muda di provinsi Jambi untuk lebih serius menekuni olahraga angkat besi. Saat ini, banyak rekan-rekan junior saya di daerah yang sudah mulai berlatih dari usia dini di gedung kami (Gedung PABSI Jambi). Dengan semangat yang ada, saya yakin potensi mereka ke depan bisa lebih baik lagi, pungkasnya.
ANTARA
Rifqy Ramadhan, Lifter Jambi yang Lanjutkan Jejak Ayahnya
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelatih Interim Arema: Kemenangan atas Dewa karena Maksimalnya Taktik
2 Gol Injury Time Bawa Inter Milan Comeback 2-1 atas Fiorentina
Timnas Indonesia U15 Telan Kekalahan 0-3 dari Wales
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…






