BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Pangkalpinang**, Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan distribusi air bersih ke berbagai fasilitas umum. Aksi ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi kekeringan yang melanda daerah ini di tengah musim kemarau. Menurut Sekretaris BPBD Provinsi Kepulauan Babel, Arie Primajaya, fokus utama distribusi air bersih adalah untuk mendukung fasilitas umum, seperti rumah ibadah, sekolah, dan instansi pemerintahan. Hal ini diharapkan dapat memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan dengan optimal meskipun dalam situasi sulit. Bantuan air bersih tersebut sangat penting sehingga masyarakat masih dapat melaksanakan kegiatan ibadah di tempat-tempat ibadah seperti masjid, mushala, gereja, dan fasilitas lainnya tanpa kendala. Arie menambahkan, tindakan ini bertujuan untuk menjaga kestabilan layanan pemerintah kepada masyarakat saat mereka paling membutuhkannya. Di samping itu, untuk mengatasi masalah kekeringan ini, pemerintah kabupaten dan kota telah mengaktifkan sistem *call center* untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih. BPBD di tingkat kabupaten dan kota juga berperan aktif dalam penyaluran air bersih ke fasilitas umum yang mengalami kekurangan. Arie Primajaya juga menyampaikan bahwa saat ini tidak ada permintaan mendesak untuk air bersih dari kalangan masyarakat umum. Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan air bersih di kalangan masyarakat masih bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka. Ia mengimbau agar masyarakat lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air selama musim kemarau ini. Pengelolaan yang baik atas penggunaan air sangat penting untuk menjaga ketersediaan air agar bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti mencuci, mandi, dan memasak. Dengan demikian, diharapkan semua pihak dapat bersama-sama menjaga sumber daya air yang ada. ANTARA