AMBON –
**Borneonews - Ambon**, Cabang olahraga *Muaythai* dari Maluku berhasil meraih satu medali perak yang dipersembahkan oleh petarung Yulia Tomasoa di kelas 54 kilogram putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024. Hasil ini menunjukkan pencapaian yang patut dibanggakan meskipun tidak meraih medali emas. Yulia Tomasoa menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan untuk kembali membawa pulang medali. Dalam sebuah pesan singkat yang diterima, dia menyatakan, "Puji Tuhan, saya masih diberikan kesempatan untuk bisa membawa pulang medali. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin." Dalam perjalanan menuju final, Yulia harus melalui serangkaian pertarungan yang cukup menantang. Awalnya, dia berhasil menumbangkan Nurleni Butar-Butar dari Sumatera Utara. Di babak semifinal, Yulia melanjutkan kiprah gemilangnya dengan mengalahkan Aprilia Nurul, atlet asal Bali, sebelum akhirnya bertemu kembali dengan rivalnya, Angelina Rantehaku, atlet *Muaythai* dari Sulawesi Utara, di partai final. Ini bukanlah pertemuan pertama bagi Yulia dan Angelina. Keduanya telah bertanding tiga kali di event PON dan satu Pra-PON yang berbeda. Pada PON XX 2021 yang diadakan di Papua, Yulia kalah di semifinal dari Angelina, yang kemudian meraih medali emas, sementara Yulia hanya mendapatkan medali perunggu. Situasi sempat berbalik pada Pra-PON Agustus 2023, di mana Yulia berhasil merebut medali emas. Manager *Muaythai* Maluku, Michael Lawalatta, menunjukkan rasa bangga terhadap usaha yang ditunjukkan oleh Yulia. "Ada peningkatan yang signifikan, pada PON Papua ia meraih perunggu, dan kini ia mampu membawa pulang medali perak. Ini adalah kemajuan yang tidak bisa diabaikan," ungkapnya. Dari kegiatan PON kali ini, cabang olahraga *Muaythai* Maluku mengirimkan dua atlet. Selain Yulia Tomasoa, ada juga Mozes Makarewe yang harus mengundurkan diri lebih awal setelah kalah dari petarung Sulawesi Tengah, Hikmal. Secara keseluruhan, Maluku mengirimkan sebanyak 54 atlet yang bertanding di 13 cabang olahraga dalam PON XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Di antara cabang olahraga yang diandalkan, terdapat sepuluh cabang utama seperti Dayung, Karate, Selam, Kempo, Atletik, Billiard, *Kick Boxing*, *Muaythai*, Menembak, Tarung Derajat, Tinju, Wushu, dan Taekwondo. Ketua Harian KONI Maluku, Mustafa Kamal, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan bonus bagi para atlet yang berhasil meraih medali dalam ajang PON kali ini. "Bonus ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah. Kami telah berkomunikasi dengan pihak gubernur terkait hal ini," tuturnya. ANTARA