**Borneonews - Banda Aceh**, Jawa Timur meraih gelar juara umum pada cabang olahraga *muaythai* setelah berhasil mengumpulkan total 18 medali dalam pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 yang berlangsung di Bale Meuseuraya, Banda Aceh.
Dalam kompetisi ini, kontingen Jawa Timur berhasil mengantongi enam medali emas, sembilan medali perak, dan tiga medali perunggu. Prestasi ini menunjukkan dominasi mereka dalam baik kategori seni maupun laga *muaythai*.
Di posisi kedua, kontingen Jawa Barat mengumpulkan total 13 medali yang terdiri dari lima medali emas, satu medali perak, dan tujuh medali perunggu. Sementara itu, tuan rumah Aceh menempati posisi ketiga dengan perolehan tiga medali emas, satu medali perak, dan lima medali perunggu, yang menjadikan total medali mereka sembilan.
Papua berada di peringkat keempat, berhasil meraih dua medali emas dan dua medali perak.
Lebih lanjut, terdapat enam daerah lainnya yang masing-masing berhasil meraih satu medali emas. Daerah-daerah tersebut meliputi Banten, Lampung, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Gorontalo, dan Jawa Tengah.
Banten melengkapi pencapaian mereka dengan dua medali perak dan enam medali perunggu, sedangkan Sulawesi Utara berhasil meraih satu perak dan tiga perunggu. NTB menyusul dengan satu medali emas yang disandingkan bersama dua medali perak dan satu perunggu. Di sisi lain, Jawa Tengah dan Lampung masing-masing membukukan satu emas dan satu perak, sementara Gorontalo berhasil meraih satu medali emas.
Dengan hasil ini, jelas terlihat persaingan yang ketat antar daerah dalam cabang olahraga *muaythai*, yang tentunya semakin memacu semangat atlet untuk berprestasi di tingkat nasional.
ANTARA
Jawa Timur Juara Umum Muaythai PON Aceh-Sumut 2024 dengan 18 Medali
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







