JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Saifullah Yusuf sebagai Menteri Sosial pada hari Rabu. Pelantikan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari pengunduran diri Tri Rismaharini, yang memilih untuk mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah pada tahun 2024 mendatang. Acara pelantikan dilaksanakan di Istana Negara Jakarta pada pukul 09.00 waktu setempat. Penunjukan ini merupakan bagian dari jajaran Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin oleh Jokowi. Saifullah Yusuf, yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Ipul, akan menjalani tugasnya di posisi baru ini selama lebih dari sebulan, mengingat masa jabatan presiden baru yang akan dimulai pada 20 Oktober 2024 di bawah Prabowo Subianto. Sebelum diangkat sebagai menteri, Saifullah Yusuf menjabat sebagai Wali Kota Pasuruan di Jawa Timur dari tahun 2021 hingga saat ini. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur selama dua periode, yaitu dari 2009 hingga 2019. Di samping itu, ia pernah menjadi Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal pada 2004 hingga 2007 di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saifullah Yusuf adalah anggota Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sejak tahun 2001. Sebelum bergabung dengan PKB, ia pernah menjadi anggota DPR RI dari 1999 hingga 2001 melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan kembali terpilih pada tahun 2004 sebagai wakil dari PKB. Sejarah kehidupannya juga menunjukkan kedekatannya dengan organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), di mana ia menjabat sebagai sekretaris jenderal. Selain itu, Saifullah adalah keponakan dari mantan presiden Indonesia serta tokoh NU, Abdurrahman Wahid. Di samping pelantikan Saifullah Yusuf, Presiden Jokowi juga melantik Jenderal Inspektur Eddy Hartono sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) serta Aida Suwandi Budiman sebagai komisaris di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). ANTARA