**Borneonews - Kupang**, Pemerintah Kota Kupang, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur, memastikan bahwa tidak terdapat kelangkaan minyak tanah di Ibu Kota provinsi ini, meskipun ada beberapa keluhan dari masyarakat. Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, menegaskan bahwa pasokan minyak tanah saat ini dalam keadaan stabil dan tidak ada kekurangan sama sekali.
Pernyataan ini disampaikan oleh Linus Lusi saat melakukan inspeksi mendadak di beberapa pasar tradisional di Kota Kupang. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengecek harga-harga kebutuhan pokok untuk memastikan ketersediaan barang di pasaran. Ia menjelaskan bahwa setiap pangkalan minyak tanah menerima jatah sekitar tiga drum minyak tanah dari Pertamina setiap bulannya untuk memenuhi permintaan masyarakat setempat.
Selama kunjungannya ke salah satu pasar tradisional, Lusi menanyakan langsung kepada agen minyak tanah mengenai stok yang tersedia. Dari informasi yang diperoleh, diketahui bahwa alur distribusi minyak tanah dari Pertamina menuju masyarakat berlangsung dengan cepat, melalui agen dan pangkalan sebelum akhirnya sampai ke tangan konsumen.
Distributor minyak tanah juga menjamin bahwa pasokan dari Pertamina kepada agen tetap stabil, tanpa adanya pengurangan. Mereka menegaskan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak tanah ditetapkan sebesar Rp4.000 per liter, sesuai dengan ketentuan pemerintah. Setiap transaksi di pangkalan dilakukan dengan mengikuti titik koordinat yang telah ditentukan.
Merespons keluhan masyarakat mengenai kelangkaan, Lusi menegaskan bahwa tidak ada praktik penimbunan minyak tanah di wilayah tersebut. Pemerintah Kota Kupang juga telah membentuk tim khusus untuk memantau kemungkinan penimbunan oleh pihak-pihak tertentu, dan hingga saat ini tidak ditemukan indikasi tersebut. Ia berharap masyarakat tetap tenang dan tidak panik dengan beredarnya informasi seputar kelangkaan minyak tanah.
Lebih lanjut, Mutiara Evy, Officer Communication Relation dari PT. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menambahkan bahwa stok bahan bakar minyak, khususnya minyak tanah, di Kota Kupang dalam keadaan aman dan tidak mengalami kendala dalam distribusi. Ia menjelaskan bahwa setiap pangkalan minyak tanah beroperasi sesuai dengan jadwal pengiriman yang telah ditentukan, sehingga tidak semua pangkalan menerima pasokan setiap hari.
Evy juga menyatakan bahwa satu kelurahan dapat dilayani oleh lebih dari satu agen untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kelangkaan. Rata-rata, volume pengiriman ke pangkalan minyak tanah di Kota Kupang adalah sekitar 1-2 kiloliter per pengiriman. Secara keseluruhan, jumlah pangkalan minyak tanah di Pulau Timor mencapai 1.341, dengan 918 pangkalan yang berada di Kota Kupang.
ANTARA
Pemerintah Kota Kupang Pastikan Pasokan Minyak Tanah Aman
Bagikan:

KUPANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Komentar (0)
Memuat komentar…







