SAMARINDA –
**Borneonews - Tenggarong**, Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mengajak seluruh kepala desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk berperan aktif dalam menyukseskan 23 Program Dedikasi Kukar Idaman. Program ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 yang bertujuan untuk memajukan Kabupaten Kutai Kartanegara. Edi Damansyah, selaku Bupati, menekankan bahwa program-program tersebut akan menyentuh berbagai lapisan masyarakat hingga ke tingkat desa. Oleh karena itu, ia berharap agar para kepala desa, anggota BPD, serta seluruh elemen pemerintahan desa dapat bersama-sama mewujudkan keberhasilan program ini, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaat yang ditawarkan. Bupati Edi Damansyah memberikan apresiasi terhadap sinergitas yang selama ini terjalin antara pemerintah desa dan BPD. Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut terutama dalam mengimplementasikan berbagai program pembangunan yang tercantum dalam 23 Program Dedikasi Kukar Idaman. Program-program tersebut meliputi inisiatif-inisiatif penting seperti *Digitalisasi Pelayanan Publik*, *Aparatur Negara Bahagia*, *Kukar Bebaya*, *1.000 Guru Sarjana*, *Kukar Berkah*, dan *Beasiswa Kukar Idaman*. Selain itu, juga terdapat program-program seperti *Keluarga Peduli Kesehatan*, *Kukar Siap Kerja*, dan *Kukar Berbudaya* yang semuanya bertujuan untuk menciptakan kebermanfaatan bagi masyarakat. Lebih lanjut, terdapat berbagai skema seperti *Gerakan Etam Mengaji Idaman*, *Kesejahteraan Sosial Idaman*, dan *Pembangunan Pertanian Berbasis Kawasan*. Program-program ini diharapkan memperkuat sektor pertanian melalui hilirisasi produk pertanian serta pelaksanaan festival yang mengangkat potensi lokal. Bupati juga menjelaskan bahwa tujuan dari program-program tersebut tidak hanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan demikian, masyarakat diharapkan memiliki daya saing yang lebih baik serta dapat meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. Sebagai contoh, dalam Program *Digitalisasi Pelayanan Publik*, terdapat upaya untuk membangun sistem tata kelola pemerintahan yang lebih baik dalam hal efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dengan memanfaatkan teknologi informasi. Selain itu, Program *1.000 Guru Sarjana* bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Program ini memberikan beasiswa kepada guru yang masih belum memiliki gelar S1, serta kepada masyarakat yang berminat untuk menjadi guru. "Berkaitan dengan Program *Hilirisasi Produk Pertanian*, ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian melalui pengembangan sektor hilir yang dapat memberi nilai tambah terhadap hasil pertanian, salah satunya dengan membangun sentra industri kecil dan pengolahan komoditas unggulan di Kukar," tutup Bupati Edi Damansyah. ANTARA