SAMARINDA –
**Borneonews - Balikpapan**, Sebanyak 500 siswa dan guru dengan beragam latar belakang agama, suku, dan budaya berpartisipasi dalam acara Sosialisasi Moderat Sejak Dini yang diselenggarakan di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung dengan dukungan dari Kementerian Agama Republik Indonesia dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM). Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Rohmat, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai *moderasi beragama* kepada generasi muda, khususnya kepada para siswa yang merupakan penerus bangsa. Dalam situasi yang semakin kompleks dan terbuka, penting untuk memiliki pondasi yang kuat agar kebersamaan di tengah keberagaman dapat terjaga. Rohmat menggarisbawahi bahwa generasi muda perlu dikenalkan dengan prinsip-prinsip moderasi beragama. Hal ini tidak hanya penting untuk menjaga keseimbangan dalam kehidupan beragama, tetapi juga untuk menghargai perbedaan, menolak segala bentuk kekerasan, serta menguatkan komitmen kepada bangsa. Dalam konteks Indonesia yang dikenal dengan multikulturalisme dan pluralitas agama, hal ini sangat relevan. Ia juga berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar acara formalitas, tetapi dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam memperkuat nilai-nilai demokrasi dan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah dan masyarakat luas. Dalam penutupnya, Rohmat mengajak semua siswa untuk menerapkan sikap moderat dalam kehidupan sehari-hari mereka. ANTARA