JAKARTA –
**Borneonews - Surabaya**, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan pesannya kepada perguruan tinggi untuk lebih proaktif dalam mencari sumber pembiayaan untuk riset. Menjaga kelangsungan inovasi, penelitian, dan publikasi menjadi kunci untuk kemajuan dunia akademis di Indonesia. Dalam sambutannya pada konferensi *International Conference on Applied Sciences, Education, and Technology* (iConASET) 2024 yang diadakan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Wapres Ma'ruf mengungkapkan pentingnya menemukan sumber pendanaan dengan cara yang kreatif. Hal ini diharapkan dapat memastikan bahwa kegiatan penelitian, publikasi, dan inovasi tetap berjalan secara berkesinambungan. Selain itu, Wapres juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi antara universitas dan sektor industri. Kerja sama ini penting agar hasil riset dapat diaplikasikan dengan baik serta memberikan persiapan kepada lulusan dalam memasuki dunia kerja. Ia menekankan bahwa umpan balik dari industri sangat bermanfaat untuk menyempurnakan penelitian dan kurikulum yang ada di perguruan tinggi. Wapres juga menekankan pentingnya pengembangan riset yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, dengan menonjolkan nilai-nilai ajaran agama sebagai dasar. Inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat memenuhi tuntutan di bidang teknologi dan sosial, sembari tetap menghormati norma-norma etika dan moral yang ada. Di dalam sambutannya, Wapres merujuk pada konsep *Society 5.0*, yang membawa teknologi seperti kecerdasan buatan, *internet of things* (IoT), dan *big data*. Konsep ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang lebih efisien serta terintegrasi. "Manfaatkan keunggulan *Society 5.0* untuk meningkatkan daya saing dan kualitas riset yang dihasilkan," ucapnya menutup sambutan. Ia berharap UNUSA mampu melahirkan lulusan-lulusan yang berkualitas dan dapat menjaga reputasi lembaga, baik di lingkup Nahdlatul Ulama, nasional, hingga internasional. ANTARA